Santri Putri Banu Hasyim Memakai Baju Kebaya Modern Saat Wisuda 2022

oleh -
santri-putri-banu-basyim-memakai-baju-kebaya-modern-saat-wisuda-2022
Gambar: Pembagian Penghargaan kepada wisudawati MTs terbaik oleh Kepala Sekolah

SantriNow.com – Santri putri Banu Hasyim Sidoarjo melangsungkan wisuda, Sabtu (18/06/22). Setelan baju kebaya modern serta baju toga wisuda mewarnai para wisadawan-wisudawati.

Santri putri Banu Hasyim tingkat SLTP dan SLTA memilih seragam baju kebaya modern berhijab. Anak MTs menggunakan setelan baju kebaya berwarna kuning keemasan dengan hijab warna hijau tua dan bawahannya menggunakan jarik sidomukti.

Sementara siswa MA memakai baju kebaya warna abu-abu dengan hijab warna abu-abu agak gelap dan bawahannya memakai kain jarik dengan motif bunga. Untuk murid TK dan MI menggunakan setelan baju toga wisuda.

Mereka duduk berderet di kursi memenuhi ruangan acara, disaksikan oleh orang tua mereka masing-masing yang berada di lantai dua.

Sehari sebelumnya, panitia pelaksana sudah mengadakan gladi resik demi lancarnya acara purna siswa santri Banu Hasyim yang bertempat di gedung Sport Center UINSA Surabaya.

Baca juga: Serunya Acara Wisuda 2019 Yayasan Pondok Pesantren Banu Hasyim

Pengumuman dan pesan penting KH Ahmad Fajruddin Fatwa
Gambar: KH Ahmad Fajruddin Fatwa Pengasuh Pondok Pesantren Putri BanuHasyim Sidoarjo

“Nak pesan Nyai Hj. Junaizah Faizah untuk kalian, wiridan “Laqad jaa..” jangan dilupakan, selagi mau bershalawat, saya tanggung hidup di dunia dan akhirat”, pesan Gus Didin, panggilan akrab kesehariannya di pondok kepada para wisudawan khususnya santri putri.

Kemudian beliau juga menyampaikan, bahwa ada tiga pesan penting dari al-marhumah Nyai Hj. Junaizah Faizah al Hafidzah.

“Jangan lupakan sholatmu dimana pun kau berada, jagan lupakan sholawat dimana pun kau berada, jangan copot jilbabmu dimana pun kau berada”, pesan beliau lagi kepada para wisuda.

Menurutnya, Nyai Hj. Junaizah Faizah Al Hafidzah adalah satu-satunya sosok yang memeiliki sanad Alquran dari tiga pondok pesantren skaligus.

“Mungkin satu-satunya nyai yang memeiliki sanad Alquran dari 3 pesantren sekaligus. Yatiu dari podnok pesantren Wali Songo Jombang, yang dipinpin oleh KH Adlan Ali, dari pondok pesantren Al-Hidayah Lasem dan pondok pesantren Yanbuul Quran Kudus”, tutur beliau.

Beliau juga memohon maaf kepada para wisuda dan para wali santri . “Izinkan saya momohon maaf kepadamu; hidupmu di kelas Cuma 9 bulan dari 3 thn karena 2 tahun kita dihajar covid bersama-sama”, tuturnya kepada para hadirin.

Meski demikina, beliau juga mengumumkan dua hal pencapaian penting pasca wafatnya Nyai Hj. Junaizah Faizah Al-Hafidzah.

“Silahkan anak-anakku lihat, kita sudah melakukan perubaha, ada 12 perubahan fasilitas di pondok pesantren Banu Hasyim”, lanjutnya lagi.

Tidak hanya itu, beliau juga mengumumkan dua hal penting lainnya; pertama, bangunan di pondok pesantren Banu Hasyim akan ditambah lagi seluas 172 m persegi bangunan lantai.

Kedua; besok ada kejutan untuk TPS, “semua yang medapatkan predikat terbaik akan mendapatkan tour satu hari gratis”, kata beliau yang kemudian dapat aplous dari seluruh para hadirin.

Pewarta: Tukang kulaan kitab di Pondok Pesantren Banu Hasyim