9 Golongan Muslim dan Muslimah yang Tidak Wajib Berpuasa

oleh -
9 Golongan Muslim dan Muslimah yang Tidak Wajib Berpuasa

9 golongan muslim dan muslimah yang tidak wajib berpuasa Ramadhan. Jadi bila kalian masuk salah satu dari 9 kelompok ini, meskipun makan di siang hari saat Ramadhan tak ada masalah dan tidak berdosa.

Siapakah 9 golongan muslim yang tidak wajib puasa, berikut perinciannya:

1. Anak kecil

Anak kecil yang belum baligh maka tidak wajib puasa ramadhan. Kendati demikian, anak kecil yang sudah umur 7 tahun, wajib berpuasa meskipun tidak tuntas sehari penuh.

Misalkan puasa dari pagi hingga waktu zhuhur saja, atau hingga ashar. Artinya ini merupakan kewajiban orang tua mendidik anaknya supaya ketika sudah baligh, mereka tidak kesulitan menjalani ibadah puasa Ramadhan.

2. Orang Gila

Orang gila juga tidak wajib puasa hingga dia waras. Jadi dari kita kalau pengen tidak puasa gampang, jadilah orang gila. Makanya kalau ada saudara seiman dan sudah baligh namun ketika Ramadhan tidak puasa, bisa jadi dia pikirannya tidak normal.

Namun kalau sudah waras, dia wajib berpuasa, baik berpuasa karena sudah tiba waktu puasa wajib yaitu bulan Ramadhan atau pun puasa qadha’ (puasa karena mengganti akibat pernah tidak puasa sebab gila).

Sebenarnya kata gila dalam bab puasa wajib, ini ada dua golongan. Pertama gila sejak lahir kedua, gila musiman.

Seseorang yang gila mulai sejak lahir dan tidak kunjung sembuh, gila semacam ini tidak wajib puasa secara mutlak artinya tidak ada kewajiban baginya unutuk menggantinya.

Sementara untuk gila yang sifatnya musiman, dimana gila jenis ini kadang sembuh kadang kambuh, maka ketika dia sembuh atau waras, wajib mengganti puasanya atau dengan cara membayar tebusan.

3. Orang sakit

Orang sakit juga tidak wajib menjalankan rukun islam yang ke 4 ini bilamana jika berpuasa berakibat penyakitnya akan semakin parah. Hal ini tentu berdasarkan keterangan dari dokter atau pengalaman pribadi.

Namun jika sudah terbebas dari penyakit tersebut maka wajib mengganti puasanya tersebut atau bila mana penyakitnya sudah tidak ada harapan sembuh maka menebusnya dengan cara memberi makan fakir miskin sesuai ketentuannya. Yaitu satu Mud.

Ukuran Mud merupakan satuan takaran. Sebagian besar para ulama fiqh menyetarakan takaran satu mud dengan timbangan seberat 0,6 Kg.

Menurut ulama syafi’iyah, takaran satu mud (misalnya) beras memiliki ukuran yang setara dengan bobot 675 gram/6,75 ons beras.

Kalau cuma sakit gigi, atau sakit kulit seperti jerawat, kudis, panu, kurap, encok, pegel-pegel dan penyakit ringan lainnya yang tidak ada kaitannya dengan ketahanan tubuh maka tetap wajib berpuasa.

4. Lansia (orang lanjut usia)

Lanisia juga tidak wajib berpuasa bila mana kondisi badannya sudah lemah. Tidak ada patokan umur, apakah itu, 50, 60, 70, 80 tahun dan seterusnya. Karena memang orang kalau sudah lanjut usia badannya lemah mudah sakit.

Dan pengganti puasanya adalah dengan membayar tebusan yaitu satu mud untuk satu hari tidak berpuasa.

5. Perempuan Haid

Perempuan Haid atau datang bulan, maka tidak boleh puasa (haram hukumnya berpuasa). Karena syarat sahnya puasa adalah suci dari haid dan nifas. Namun wajib menggantinya di luar bulan puasa Ramdhan.

6. Perempuan Nifas

Perempuan yang mengeluarkan darah nifas akibat dari persalinan maka tidak awajib (haram berpuasa). Karena salah satu syarat sahnya puasa adalah harus suci dari darah nifas. Dan wajib menggantinya di luar bulan Ramadhan.

7. Perempuan Hamil

Perempuan yang sedang hamil juga tidak wajib puasa karena dikhawatirkan sang buah hati yang dikandungnya kurang asupan gizi dan cacat fisik.

Dan ini juga bertujuan supaya perempuan yang sedang hamil tersebut tidak mudah lemah secara fisik, tidak mudah setres karena fisiknya yang lemah akibat puasa. Dan wajib menggantinya di luar bulan Ramadhan.

8. Perempuan Menyusui

Jadi bagi para wanita yang baru melahirkan dimana mereka wajib menyusui buah hatinya maka tidak perlu berpuasa. Tapi ya begitu, tetap wajib mengganti di luar bulan Suci Ramadhan.

9. Musafir

Musafir atau orang yang bepergian jauh hingga kurang lebih 86 km maka boleh tidak berpuasa, tetapi juga wajib mengganti di luar bulan Suci Ramadhan.

Kalau Anda sebagai nelayan atau sopir bus luar kota dan kebetulan pas bulan Ramadhan maka boleh tidak berpuasa dengan syarat Anda sudah keluar dari lokasi tempat tinggal Anda sebelum subuh atau sebelum munculnya fajar.

Itulah 9 golongan muslim dan muslimah yang tidak wajib berpuasa.