Cerita Cinta Sedih Anak Pesantren

oleh -

CERITA CINTA SEDIH ANAK PESANTREN, ini merupakan karya yang ke sekian kalinya dari seorang santri putri tingkat MTs. Cerpen Santri ini mengisahkan seorang gadis cantik nom muslimah yang jatuh cinta kepada sosok seorang santri. Penasaran kha…n? Langsung saja, ini dia cerpennya…

Ahkam bikin gadis ini hatinya rapuh

Hembusan angin menerpa wajah cantik sosok gadis berumur 18 tahun yang saat ini memandang pemandangan di depan rumahnya. Rambut hitamnya terurai gemulai karena hembusan angin senja itu. Ia sedang memikirkan sesuatu yang baginya tidak masuk akal. Ia berpikir bisa menikah dengan seseorang yang beda agama dengannya. Entah mengapa ia tertarik dengan sosok seorang santri yang berada di pondok pesantren sebelah sekolahanya.

“Neysa! bantu mama packing buat ngerayain hari raya natal nanti malam!”, seru Keyla yang membuat Neysa terlonjak dari lamunannya. Ia hanya bisa mencibir sebal. Lalu ia menuruti perintah sang mama.

“Emang mau kemana?”, tanya Neysa sembari melipat kaos kaki natalnya.

“Ke kota nenek lah! ke grejanya nenek”, jawab Keyla membuat Neysa memutar bola matanya malas.

“Gak ah, Neysa gak ikut, lagian sekolah Neysa juga ada acara”, ujar Neysa beralasan. Entah mengapa semenjak ia bertemu dengan sosok santri itu, ia jadi malas untuk merayakan natal di desanya.

“Kamu udah 3x lhoh gak mau ke kota nenek, emangnya kenapa kok gak mau ikut?”, tanya Keyla.

“Aduh ma… pokoknya Neysa males ikut ke kota nenek!”.

“Ayolah, ini natal toh, sekali dalam setahun”.

“Gak mau ma…!”.

“Ney, nenek rindu sama kamu”, bujuk Keyla.

“Enggak ya, enggak ma!”, kesal Neysa yang masih bersikukuh pada pendiriannya.

“Ya udah… kamu jaga diri di rumah”, ujar Keyla yang hanya dibalas dehaman kecil oleh Neysa. Kemudian cewek berambut sepunggung itu memilih jalan-jalan ke luar rumah. Entah mengapa rasa rindu di hati Neysa tiba-tiba muncul padahal ia tidak pernah tau siapa sosok santri itu.

Baca juga: Cerpen Santri, “Pertanyaan Musyqil Santriwati untuk Gus Fariz”

No More Posts Available.

No more pages to load.