Awas Virus Corona Mengintai Kita, Mari di Rumah Saja Sambil Berdoa

oleh -

SantriNow – Wabah Corona atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus Covid-19 sudah berada di sekitar kita, jadi sebelum terlambat waspadalah mulai sekarang. Lockdown (tidak pergian kemana-mana) atau tinggal di rumah masing-masing adalah langkah preventif yang paling efektif. Langkah ini sudah dilakukan di beberapa Negara yang juga sudah mengalami nasib seperti Indonesia hari ini.

Langkah ini sesui dengan hadist atau maqolah yang artinya kira-kira begini, “siapa yang tidak keluar rumah saat terjadi wabah maka dia mendapat pahala orang yang mati syahid sekalipun tidak mati”.

عن عائشة أم المؤمنين رضي الله عنها قالت : سألتُ رسولَ اللهِ ﷺ عن الطاعونِ ، فأخبَرَني رسولُ اللهِ ﷺ: أنَّه كان عَذابًا يَبعَثُه اللهُ على مَن يَشاءُ، فجعَلَه رَحمةً للمُؤمِنينَ، فليس مِن رَجُلٍ يَقَعَ الطاعونُ فيَمكُثُ في بَيتِه صابرًا مُحتَسِبًا يَعلَمُ أنَّه لا يُصيبُه إلّا ما كَتَبَ اللهُ له إلّا كان له مِثلُ أجْرِ الشَّهيدِ.

إسناده صحيح على شرط البخاري • أخرجه البخاري (٣٤٧٤)، والنسائي في «السنن الكبرى» (٧٥٢٧)، وأحمد (٢٦١٣٩) واللفظ له.

……………………

قال ابن حجر  : “اقتضى منطوق الحديث أن من اتصف بالصفات المذكورة يحصل له أجر الشهيد وإن لم يمت “

[فتح الباري (194/10)]

“Dari Aisyah Ummul Mukminin ra, Beliau berkata:  Saya pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam tentang tha’un (wabah penyakit), lalu Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam memberitahukan kepadaku bahwa wabah itu adalah siksa yang dikirim Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dan Dia menjadikannya sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Siapa yang menghadapi wabah lalu dia bersabar dengan tinggal di dalam rumahnya seraya bersabar dan ikhlas sedangkan dia mengetahui tidak akan menimpanya kecuali apa yang telah ditetapkan Allah kepadanya, maka ia mendapat pahala seperti pahala orang yang mati syahid”.  Sanad hadis ini shahih berdasarkan syarat Imam Bukhari, diriwayatkan oleh Bukhari (3474), an-Nasa’i di dalam as-Sunan al-Kubra (7527) dan Ahmad (26139) lafadz hadis ini riwayat Ahmad.”

Ibnu Hajar berkata: hadits di atas mengisyaratkan bahwa apabila terjadi kondisi seperti di atas maka siapa saja yg bersabar dan berdiam diri di rumahnya maka ia mendapatkan pahala syahid walau ia tidak wafat ( Fathul bari juz 10 hal 194)

Mari jaga diri (*)