di , , ,

Sambut RUU Pesantren dan Hari Santri 2019, Ratusan Santri Jombang Potong Rambut Massal

Sambut RUU Pesantren dan Hari Santri 2019, Ratusan Santri Jombang Potong Rambut Massal
Salah satu santri di Pondok Pesantren Sunan Bonang Jombang sedang menikmati servis potong rambut dari tukang cukur profesional

Jombang – Disahkannya Rancangan Undang- Undang Pesantren (RUU Pesantren) membuat para santri menyambutnya dengan suka cita. Di Jombang ratusan santri Pondok Pesantren Hifdzul Qur’an Mamba’ul Ma’arif, Jl KH. Bisri Syansuri, Denanyar, Kabupaten Jombang, ramai-ramai potong rambut.

Potong rambut dilakukan para santri sebagai wujud rasa syukur karena sudah disahkannya Undang – undang Pesantren oleh Pemerintahan serta menyambut Hari Santri Nasional 2019 (HSN).

Ada sekitar 15 lebih tukang pangkas rambut profesional yang tergabung dalam Barber Shop Jombang memangkas rambut para santri yang bersedia dipotong. Terlihat ratusan para santri bergiliran dan terlihat antusias rambutnya dipotong.

Pengasuh asrama Sunan Bonang Jauharul Afif (Gus Afif), menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah dan mengucapkan rasa syukur dengan disahkannya UU Pesantren.

“Kami sangat bersyukur sekali dan mengucapkan banyak terimaksih kepada Pemerintah karena sudah mengesahkan UU Pesantren,” ucapnya saat ditemui media di asrama santri Sunan Bonang, Jum’at 27/09/19.

“Dengan disahkan UU ini, maka pesantren sudah diakui oleh Pemerintah. Sehingga membantu terlaksananya segala kegiatan di pesantren, baik masalah pendanaan dan sebagainya,” imbuhnya.

Baca juga: PWNU Jatim: Sahnya RUU Pesantren Bukti Negara Mengakui Eksistensi Pesantren

Terkait potong rambut massal, pria yang akrab disapa dengan panggilan Gus Afif menjelaskan, seorang santri agar menjadi santri yang ideal berawal dari penampilan sesuai dengan karakter santri.

“Kalau rambut sudah rapi, maka masyarakat yang melihat juga akan senang. Sebab itu mencerminkan serta membedakan seorang santri dengan mereka – mereka yang rambutnya kurang rapi,” pungkasnya.

Terpisah, Muhammad Zidan, salah satu santri dari asrama tersebut mengaku senang dengan disahkannya UU Pesantren. Menurutnya, pendidikan di pesantren sekarangmenjadi setara dengan pendidikan umum diluar pesantren.

“Alhamdulillah kami merasa sangat senang, sebab sekarang pendidikan kami bisa setara dengan pendidikan umum,” ucapnya. (Mus)

BAGAIMANA MENURUT KAMU?