di , ,

Edisi Hari Santri 2019: Santri Milenial Ujung Tombak Gerakan Islam Moderat

SantriNow – Santri Milenial sebagai generasi pelajar yang  diharapkan mampu majadi pilar gerakan Islam wasathiyah (moderat) untuk saat ini dan di masa yang akan datang. Karena santri zaman now selain mamiliki pemahaman agama yang mumpuni yang didapat di pesantren dimana dia mondok juga sudah terbiasa berinteraksi di media sosial atau daring (dalam jaringan) untuk menebarkan dakwah yang ramah.

Sudah saatnya bagi santri sekarang untuk tidak lagi menggunakan media sosial dan internet untuk sesuatu yang sia-sia (mubazir) seiring maraknya pamah radikal di Indoneisa seperti HTI dan lainnya yang sudah dengan terang-terangan menyebarkan paham yang anti Pacasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-undang Dasar 1945 (PBNU).  

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Said Aqil Siradj pernah mengungkapkan, setidaknya pesantren di Indonesia yang berpaham Wahabi yang berpotensi radikal ada 20 Pondok Pesantren. Hal itu beliau sampaikan pada saat acara penandatanganan “Memorandum of Understanding” (MoU) atau nota kesepahaman antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bertempat di Gedung Serbaguna Mahameru Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (1/9).

Sementara data Pesantren Wahabi yang dilansir di beberapa media yang sudah banyak kita temui di media sosial adalah sebanyak 32.

Baca juga: Pengertian Santri Milenial atau Santri Millennial Itu Apa Sih?

BAGAIMANA MENURUT KAMU?