Santri Millennial Haram Membawa HP ke Pesantren

oleh -
Santri dan Takzir

SantriNow | Santri yang hidup di zaman millennial pasti sudah akrab dengan gadget atau handphone pintar saat di rumah. Namun bila dia sudah mondok gadget tidak boleh ikut mondok. Kalau terpaksa ada santri yang membawanya, maka resikonya akan disita pengurus atau bahkan dihancurkan oleh keamanan pondok. Paham? Wah sadis banget guys!

Mengapa lembaga pesantren secara umum melarang santri-santrinya membawa HP ke pesantren? Jawabanny sangat sederhana yaitu karena HP di pondok bukan kebutuhan utama bagi santri. Paham? Asiaaap Pak Ustadz! Ini yang pertama

Yang kedua, karena mafsadatnya lebih banyak dari pada manfaatnya. Ada yang komentar, kan bisa dibuat belajar juga ustadz? Memang ia, tapi kan sudah ada ustadz. Itu sama halnya dengan membuang nasi malah milih butir. Lagian di internet tidak semua yang bisa diakses itu benar, bisa jadi malah menyesatkan. Makanya jangan heran, akibat berguru ke mbah google banyak orang yang salah paham atau malah salah jalan.

Alasan yang lain, mengapa pesantren secara umum melarang santrinya membawa HP ke pesantren karena pihak pesantren itu paham kalau mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Kalau bahasanya kaidah ushul fiqh, “dar’ul mafasid aula min jalbil masholih”

“دَرْءُ الْمَفَاسِدِ أَوْلَى مِنْ جَلْبِ الْمَصَالِحِ”

“Menghilangkan kemudharatan itu lebih didahulukan daripada Mengambil sebuah kemaslahatan.”

Maksud dari kaidah ini adalah kalau berbenturan antara menghilangkan sebuah kemudharatan dengan sesuatu yang membawa kemaslahatan maka didahulukan menghilangkan kemudharatan. Kecuali kalau madharat itu lebih kecil dibandingkan dengan maslahat yang akan ditimbulkan.

Bagaiamana dengan HP, apakah memang lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya bagi santri yang ada di pesantren. Jawaban secara umum, ia.

Baca juga: Contoh Pidato Santri Millennial Tentang Revolusi Industri 4.0

Manfaat HP bagi santri di pesantren
  1. Sebagai alat komunikasi dengan pihak lain di luar pesantren.   
  2. Bisa dijadikan alat untuk membantu lancarnya proses belajar santri.
  3. Sepertinya itu, saja selebihnya cari sendiri

Bahaya HP bagi santri di pesantren

  1. Hanya bikin heboh pesantren karena memang sudah dilarang oleh pengurus.
  2. Peluang untuk melihat film negatif terbuka lebar
  3. Ketagihan game yang tidak sesuai dengan tujuan pesantren
  4. Akan memancing teman yang lain juga ikut-ikutan ingin membawa HP ke pesantren.
  5. Pengeluaran keuangan bertambah berlipat-lipat karen kebutuhan paketan.
  6. Hanya menghabiskan listrik pesantren (karena hp butuh dicas baterainya).
  7. Proses belajar santri akan terganggu.
  8. Dll

Apakah ada pesantren yang memperbolehkan santrinya membawa HP? Jawabannya, ada. Memang ada pesantren yang memperbolehkan santrinya membawa HP. Ambil contoh pesantren S-peam pasuruan (sekolah pesantren entrepreneur al-maun muhammadiyah), Pondok Pesantren Salafiya Putri Al-Ishlahiyah, Malang. Mengenai alasan mengapa pesantren-pesantren ini memperbolehkan santrinya membawa HP, penulis tidak tahu. Bila ada yang ingin tahu, tanya langsung ke pihak pesantren tersebut. Terimakasih! Hehehe

Baca juga: Santri Perempuan Pesantren dan Kenyataan Hidup Milenial Zaman Now

Dampak negatif Android secara umum bagi pelajar

1. Bikin malas belajar, karena hanya mengandalkan smartphone.

2. Bikin otak lemah, karena gampangnya dalam mengakses informasi bagi pelajar sehingga malas berpikir.

3. Kesehatan terganggu, utamanya mata.

4. Akan candu sosmed (social media), game, serta aplikasi-alikasi lainnya.

5. Mengganngu tidur. Dengan adanya jaringan internet 24 jam, perangkat smartphone akan berdering ketika ada pesan masuk. Dan ketika lupa, pengguna akan memainkan smartphone -nya, termasuk ketika sudah berada di tempat tidur.

6. Bikin cemas. Studi yang dilakukan MIT’sSloan School of Management pada 2007 mengungkap, penggunaan smartphone membentuk budaya stres ditempat kerja. Fasilitas internet 24 jam yang dijagokan telepon seluler pintar itu mengacaukanwaktu luang pekerja. Tugas dan hal-hal yang menyangkut pekerjaan bisa hadir kapanpun,termasuk kala sedang libur.

Dengan deretan dampak negatif yang sudah penulis sebutkan, baik yang khusus bagi santri dan pesantren maupun dampak negatif secara umum, itu perlu diperhatikan. Gunakanlah HP sebatas kebutuhan saja jangan lebih. Karene di pesantren pada umumnya handphone pintar bukan kebutuhan utama maka pesantren melarang santrinya membawa HP. (*)  

Penulis: Iksan