Begini Wanita Solehah Menurut Pandangan Islam

oleh -

SantriNow | Siapa sih sebenarnya wanita solehah menurut pandangan islam? Apakah wanita yang selalu berdandan, selalu berhijab, selalu tampil menawan, dan selalu…. Nah, agar kalian mengerti dan memahami siapa sebenarnya wanita solehah menurut islam itu?. Untuk lebih jelasnya penulis akan memberikan penjelasannya.

Wanita solehah adalah seorang wanita yang pandai beradaptasi dimanapun dan kapanpun, baik terhadap dirinya sendiri, terhadap keluarganya (utamanya kepada kedua orang tua), dan terhadap lingkungannya. Hal ini sama dengan laki-laki yang soleh. Bukan mau bahas kesetaraan gender lho… cuman mau menjelaskan wanita solehah sesuai judul aja.

Di sisi lain, wanita solehah adalah wanita cantik lahir dan batin. Ia memiliki kecantikan asli atau ideal. Secara fisik, darah daging dan tulang-tulangnya bersih dari benda-benda haram. Secara rohani, jiwanya bersih dari kotoran karena selalu disucikan dengan beribadah kepada Allah SWT. Amal soleh adalah suatu perbuatan yang didasari atas Iman dan Ilmu yang datang dari Allah SWT.

Wanita yang solehah adalah wanita cantik yang benar-benar mencintai Allah dan Rasul-Nya dan mencintai pencinta-pencinta Allah. Sebaliknya Allah juga mencintai si dia. Allah tidak mungkin mencintai wanita-wanita yang tidak cantik.

Baca juga: #9 Cara Ampuh Santri Mencari Jodoh yang Wajib Diketahui

Wanita-wanita yang tidak cantik adalah wanita-wanita neraka yang menghamburkan bencana dan malapetaka di dunia ini. Sabda Rasulullah SAW yang artinya:

“Allah SWT itu indah dan ia mencintai yang indah, murah hati dan menyukai kemurahan hati, menyukai akhlak-akhlak yang luhur dan membenci akhlak yang rendah. (HR Al-Baihaqi)”.

Wanita Solehah ialah wanita yang senantiasa bertakwa kepada Allah Taala, yakni wanita yang senantiasa melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya.

Wanita solehah juga harus memiliki ilmu, akhlak dan tauhid karena bagaimanapun juga peranan ilmu bagi wanita sangatlah penting untuk mendidik anak-anaknya kelak.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Wanita adalah tiangnya agama, maka apabila wanita itu baik, baik pulalah negaranya, dan apabila wanita itu rusak, rusak pulalah negaranya.”

Dalam ajaran agama islam, wanita diajarkan untuk menjadi solehah, bahkan agama islam juga mengajarkan bagaimana cara agar seorang istri bersikap kepada suaminya.

Seorang wanita solehah yang tahu bagaimana berbuat untuk sang suami akan menjadi istri solehah.

Baca juga: Pengertian Jodoh atau Jodoh itu apa sih?

Ingin juga kan jadi istri solehah? Penulis yakin semuanya ingin menjadi istri solehah. Maka dari itu mulailah dari sekarang untuk menjadi wanita solehah terhadap diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, baik yang belum menikah maupun yang sudah menikah.

Bagi yang sudah menikah langsung aja deh praktek agar benar-benar menjadi istri solehah.

Bersikap lemah lembut, tidak cuek, dan mencari maaf-nya.

Rasulullah SAW bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kamu yang menjadi penghuni surga ialah istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau reda”. (Riwayat Al-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257)”.

Bagi para wanita jangan sekali-sekali mencari-cari kesalahan suaminya. Di dalam islam itu termasuk dalam hal yang dilarang.

Melayani suaminya

Wanita solehah khususnya yang sudah bersuami, haruslah dia selalu berkhidmat kepada suaminya, seperti halnya menyiapkan makan dan minum suaminya ketika suaminya sepulang dari kerja, menjadikan rapi tempat tidur suami apabila suami hendak tidur, menyiapkan pakaian suami dan lain-lainnya.

Menjaga rahasia-rahasia suami

Lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma binti Yazid ra, menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk.

Baginda Nabi bertanya: “Barangkali antara kalian ada suami yang menceritakan apa yang diperbuat dengan istrinya (hubungan suami istri), dan barangkali ada istri yang memberitahu apa yang diperbuat bersama suaminya?” Mereka semua diam tidak ada yang menjawab.

Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami)”.

Baginda Nabi bersabda bersabda lagi: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti setan jantan yang bertemu dengan setan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya”. (Riwayat Ahmad)

Oleh sebab itu, untuk para wanita yang sudah melakukan intim dengan suaminya, jangan pernah menceritakan apa yang telah diperbuat si istri dengan si suami. Anggaplah itu rahasia kalian berdua. Kebanyakan orang sekarang, malamnya melakukan hubungan intim keesokan harinya si istri lagi berjandon (duduk sambil bercengkerama berbagi cerita dengan tetangga di teras), menceritakan hal-hal yang diperbuat dengan suaminya. Hal tersebut di dalam islam dilarang, karena tidak bisa menjaga rahasia suami.

Baca juga: Subhanallah, Rahasia Istri Minta Duluan kepada Suami

Selalu tampil cantik dan menarik di hadapan suaminya

Berhias diri yang menarik dihadapan suami dalam kondisi apapun, agar suaminya yang memandang merasa senang. Jangan setiap hari bertemu suami, tidak memperhatikan penampilan.

Ketika suaminya sedang berada di rumah, sang istri tidak boleh menyibukkan diri dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk bersenang-senang dengannya. Seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Pandai bersyukur atas pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya. Misalnya, diberi uang belanja berapa pun, wajib disyukuri “Alhamdulillah”. Jangan pernah membantah kebaikan suami dengan cara menganggap remeh.

Bersegera memenuhi ajakan suami memenuhi hasratnya

Tidak menolaknya tanpa alasan yang syar‟i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah SAW yang artinya: “Demi zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak ajakan suaminya (enggan) melainkan Allah SWT murka terhadapnya hingga si suami reda padanya.” (Riwayat Muslim).

Karena melayani ajakan suami itu termasuk ke dalam ibadah.

Semoga tulisan ini manfaat, khususnya bagi wanita. Wallahu a’a;am (*)

Sumber: Cahaya wanita solehah via pdf.

No More Posts Available.

No more pages to load.