Sebait Sholawat Sang Kyai

oleh -
Sebait Sholawat Sang Kyai

Waktu berjalan begitu cepat dan dia pun mejadi santri RONAS. Berhari – hari dia belajar membaca Al-Qur’an, tapi dia tidak kunjung bisa. Sang Kyai terus bersabar dalam mengajarinya, walaupun belum ada perubahan sama sekali. Setiap selesai sholat, dia terus berdo’a supaya bisa membaca dan menghafal Al-Qur’an..

“Bismillahirrahirahmanirahim, Ya Allah tolong bantulah hamba-Mu ini agar  bisa membaca serta menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, hamba-Mu ini telah bersabar dalam belajar, tapi kenapa hamba tak kunjung bisa…!

kulantunkan doa dalam sujud, inginku membahagiakan  orang tuaku yang sekarang berada disurgaMu ” Do’anya saat selesai sholat.

Sang Kyai pun sudah tidak sabar dalam mengajari membaca Al-Qur’an, malah dia disuruh untuk merawat seekor sapi. Dan dia menurut apa kata sang Kyai,karna baginya, hal itu adalah titipan penting dari sang Kyai.

“Yai,tolong  ajari saya membaca Al-Qur’an lagi” Ucapnya dengan wajah lesu,

“Maaf nak, yai sudah tidak sabar untuk mengajari kamu, sudah hampir dua bulan kamu belajar, tapi huruf hijaiya pun tak kunjung hafal” Jawab sang Kyai,

“Tolong Yai, saya ingin bisa membaca Al-Qur’an” Jawab dia sambil memelas,

“Tidak bisa nak, lebih baik kamu memandikan sapi, yang Yai kasih ke kamu” Sahut sang Kyai,

“Baik Yai..” Jawab dia sambil meninggalkan sang Kyai.

Baca juga: Selembar Kerudung dan Senandung Cadar dalam Mata Lelaki Cina

***