Kunci Jawaban Sukses Hafidh Rifai Raih Nilai 100 pada UN 2019

oleh -182 views
Kunci Jawaban Sukses Hafidh Rifai Raih Nilai 100 pada UN 2019

Solo – Apa kunci jawaban sukses Hafidh Rifai siswa SMAN 4 Solo yang berhasil lulus UNBK 2019, dengan nilai 100 untuk semua mata pelajaran yang diujikan?

Ternyata ini kunci jawaban rahasia Hafidh Rifai hingga dapat nilai 100 untuk 4 mata pelajaran yang diujikan tersebut.

Semula dia tidak nyangka akan dapat nilai setinggi itu, karena menurutnya, dia tidak ada target untuk mencapai nilai segemilang itu. “Cuma kalau bisa saya harus dapat nilai bagus”, tuturnya.  Sebab ujian nasional (UN) tahun ini menggunakan sistem higher order thinking skills (HOTS) sebagaimana tahun 2018 lalu.

Hafidh meraup nilai 100 untuk mapel Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Fisika. Kata dia, tak nyangka dapat nilai sebagus itu. “Kaget sebenarnya”, ungkapnya kaget. Apalagi ketika tahu empat mapel mendapatkan nilai 100.

Karena nilai itulah dia juga lulus seleksi SNMPTN di salah suatu universitas negeri terkemuka di Yogyakarta, tepatnya di Universitas Gajah Mada (UGM).

“Alhamdulilahnya akhirnya saya lolos SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di Universitas Gadjah Mada (UGM),” ungkap Hafidh saat diwawancarai meida online di sela-sela aktivitasnya, Senin (13/5/2019).

Hafidh memang ingin sekali melanjutkan pendidikannya ke UGM dan mengambil jurusan Teknik Elektronik.

Berikut kunci jawaban sukses Hafidh

Hafidh menceritakan, kalau selepas UN, ia bersama teman-temannya biasa langsung membahas soal-soal yang baru saja dikerjakan. Dan Hafidh menemukan sejumlah jawaban yang berbeda dari jawaban teman-temannya.

Kadang dia juga berdebat bersama teman-temannya terkait jawaban mereka. “Soal-soalnya memang susah banget. Karena sangat berbeda dengan soal-soal yang diujikan setahun lalu. Tak ada bayangan model soal seperti itu bakal keluar di ujian. Kalau tidak karena kebetulan pernah latihan model soal kayak begitu tidak akan bisa jawab. Karena dipastikan tak akan paham caranya,” tutur Hafidh yang mengidolakan B.J. Habibie ini.

Untuk mapel Peminatan, Hafidh mengaku lebih yakin. Tapi ia hanya mengira dapat meraih nilai 95 untuk mapel tersebut.

“Sebab saat ngerjakan, ada sejumlah soal yang saya ragu menjawabannya. Biasanya, untuk mapel Peminatan, saya cuma belajar materi yang belum dikuasai. Sempat awalnya saya kurang menguasai Matematika karenanya saya sering belajar Matematika ketimbang mapel lainnya,” jelasnya.

Menurut pengakuannya, Hafidh tidak menggunakan metode belajar khusus. Ia hanya belajar seperti saat menghadapi ujian biasanya. Bahkan jika ada tryout, Hafidh juga sering belajar dengan sistem kebut semalam.

Untuk menghadapi UNBK, Hafidh menambah jadwal belajar dengan ikut bimbingan belajar (bimbel) dan les privat. “Alhamdulillah dapat faktor beruntungnya datang saat UNBK,” tandasnya.

Seperti anak kebanyakan, Hafidh juga tak jarang belajar dengan sistem kebut semalam (SKS), terutama saat ada Tryout.

Pada saat menghadapi UNBK, Hafidh hanya menambah jadwal belajar dengan ikut bimbingan belajar (bimbel) dan les privat. “Alhamdulillah pas dengan keberuntungan datang saat UNBK,” pungkasnya.

Pewarta: Muslim

Editor: Muweil