Sepotong Sapa yang Mencengangkan

oleh -
Sepotong Sapa yang Mencengangkan
Gambar: editing

Hari-hari berlalu ia jalani di rumah mewah itu, saat itu pemuda itu menggelar acara pesta besar-besaran untuk semua teman dan saudara terdekatnya. Ia mengundang salah satu teman yaitu Mawar yang merupakan teman dekatnya sejak kecil. Mereka berpisah karena perbedaan aliran yang sangat menentang. Undangan diantarkan ke rumah Mawar oleh asistennya dengan berjubah putih berperilaku sopan dan santun.

Sampai di rumah Mawar, ia langgsung mengasih undangan tersebut “ Ini untukmu”. Ujar asisten kepada mawar dengan tanpa pahit asisten langsung pegi. “ Apa ini?” guman mawar dengan rasa penasaran ia buka undang itu. “ Acara besar  kami undang untuk acara ini karena anda teman saya” Isi undangan itu. Selepas mawar membaca undangan itu ia langsung kaget sembari gelagat agak takut.

“ Tuhan, siapa orang ini?” bertanya-tanya dalam benak Mawar. Sudahlah siapapun yang mengirim undangan ini yang terpenting seseorang ini telah mengundang Mawar, siapapun yang mengundangnya ia tetap berpegang teguh pada ajaran islam tentang sepucuk surga. Undangan ini, Hari Selasa bertempat di Jalan Melati Indah no 23 di Desa Sebrang. Di sana ada satu rumah mewah yang milik pemuda kaya raya di rumah itu terdapat wajah-wajah asing yang Mawar ketahui. Nah, di sanalah satu penghuni rumah itulah yang  mengaku menjadi temannya Mawar sejak kecil. Ia harus tetap berhati-hati dengan seseorang yang berada dirumah itu ia tak pernah keluar rumah sejauh di sebrang desa, yang tak ia kenal seumur hidupnya.

Baca juga: Selembar Kerudung dan Senandung Cadar dalam Mata Lelaki Cina

Mawar pun tak habis pikir