di ,

Hasil Bahtsul Masail: Wasiat dengan Melanggar Pantangan

Hasil Bahtsul Masail: Wasiat dengan Melanggar Pantangan

SantriNow | Hasil Keputusan Bahtsul Masail Diniyah Pondok Pesantren “MUS“ Sarang Rembang Tanggal 24-25 Nopember 1996 M./ 1417 H.

Dalam usia yang lanjut, si A sakit keras (marodlul maut). Di masa muda dia pernah mengamalkan ilmu kejawen (ilmu Jawa). Akibatnya orang tersebut tidak mati-mati kecuali dengan melanggar pantanganya dan dia pernah berwasiat kepada ahli warisnya, “kalau saya sakit keras dalam usia yang sudah lanjut, tolong ambil daun sirih dan jatuhkan tepat pada ubun-ubun saya“.

Pertanyaan:

  1. Bagaimana tindakan ahli waris si A, haruskah wasiat tersebut dilaksanakan?
  2. Seandainya wasiat tersebut dilaksanakan atas persetujuan semua ahli waris, bagaimana hukum si pelaku beserta yang menyetujui?
  3. Bagaimana hukumnya mempelajari, mengajarkan dan mengamalkan ilmu tersebut, padahal sudah tahu akibatnya?

Baca juga: Prahara, Perkawinan Suami Muslim & Istri Non Muslim

BAGAIMANA MENURUT KAMU?