Cuci Muka dengan Air Liur

oleh -
Cuci Muka dengan Air Liur

“Tidak, kyai. Rasulullah SAW sudah wafat 1400 tahun yang lalu, dan ana jelas belum ada”, jawab Baihaqi.

Tanpa basa-basi lagi karena tak bisa berkutik dengan Mbah Dul, akhirnya Baihaqi tersebut pamit pulang.–Alih-alih ingin menyalahkan Mbah Dul karena merasa dirinya paling benar, ternyata malah ia yang terkena hantaman argumennya sendiri sebab terbatasnya pengetahuan lagi congkak; bak mencuci muka dengan air liurnya sendiri.

Setelah saling berjabat tangan, Mbah Dul pun mengantarkannya sampai turun dari musholla. Tak lupa juga menyampaikan terimakasih pada Baihaqi karena sudah mau bersilaturrahmi kepada Mbah Dul.

Biodata Penulis:

Nama Saya Widya Rahmawati. Lahir dari keluarga sederhana di Jember pada tanggal 25 Juni 2001. Bersekolah di MA Ma’arif NU Kencong dan duduk di kelas sebelas jurusan IPA. Nama Ayah saya Bashori Alwi,beliau mempunyai istri bernama Siti Junaidah yang ku panggil Ibu. Saya suka menulis. Sebab menulis adalah alternatif dalam mengekspresikan hidup ketika mulut tak mampu berucap.