di , ,

9 Maklumat IKA UINSA Sikapi Dinamika Politik Pasca Pemilu 2019

9 Maklumat IKA UINSA Sikapi Dinamika Politik Pasca Pemilu 2019
Gambar: Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Imam Nahrawi

Surabaya – Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (IKA UINSA) mengeluarkan 9 maklumat sikapi kondisi politik kebangsaan pasca Pemilu 17 April 2019.

Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UINSA Imam Nahrawi dalam bentuk teks mengungkapkan harapan agar para pihak yang terlibat dalam Pemilu 2019 untuk tidak saling serang dan mencurigai satu dengan lainnya.

“Harapan ini menyikapi situasi dan kondisi sosial politik di Tanah Air akhir-akhir ini,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UINSA Imam Nahrawi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 23 April 2019.

Alumni UINSA yang sekarang menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut mengajak agar seluruh elemen masyarakat, terlebih khusu tim sukses maupun pendukung agar tidak melempar kebencian, caci maki, fitnah, menyalahkan, menyebar video-video maupun konten provokatif.

“Hentikan saling menuduh kecurangan serta mendelegitimasi penyelenggara Pemilu diseluruh tingkatan. Kita juga harus bersyukur atas kelancaran Pemilu 2019,” ujarnya.

Bukan hanya itu, IKA UINSA juga mengharapkan agar proses serta tahapan pemilu diserahkan penuh kewenangannya kepada penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU dan Bawaslu tanpa tekanan dan intimidasi dengan pengawasan bersama elemen masyarakat.

Sementara terkait isu adanya pelanggaran pidana dan sengketa pemilu, diimbaunya agar diserahkan sesuai mekanisme yang ada, yakni melalui Bawaslu maupun Mahkamah Konstitusi (MK).

“IKA UINSA berpandangan bahwa perbedaan cara pandang terhadap hasil pemilu adalah hal wajar dan lumrah. Keputusan atas siapapun yang menang dalam kontestasi Pemilu 2019 harus diakui dan ditaati seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Himbauan khusus alumni UINSA

BAGAIMANA MENURUT KAMU?