Prahara, Perkawinan Suami Muslim & Istri Non Muslim

oleh -171 views
Prahara, Perkawinan Suami Muslim & Istri Non Muslim

SantriNow | Ada suatu  perkawinan yang terjadi antara suami muslim dengan istri yang asalnya non muslimah. Beberapa tahun kemudian mereka dikaruniai seorang putra. Karena ada cekcok diantara mereka, maka terjadilah furqoh (cerai), kemudian sang istri kembali lagi ke agama semula dan bersikeras untuk memboyong anaknya yang masih balita tersebut. Namun si suami mempertahankannya, hingga masalah ini sampai ke pengadilan.

Pertanyaan:

a. Dengan kejadian  diatas, siapakah sebenarnya yang berhak   mengasuh/merawat anak tersebut menurut pandangan Islam?

b. Seandainya pengadilan   memenangkan pihak istri,  apakah yang harus di tempuh oleh sang suami?

c. Wajibkah bagi orang lain yang di mintai pertolongan oleh suami, untuk menolongnya? (karena suami khawatir anaknya ikut agama ibunya).

(Fatchul Mu’in PP. MUS)

Baca juga: Hukum Santriwati Berobat kepada Dokter Laki-laki