Kaum Difable Ikuti Pelatihan BLK Otomotif di Pesantren Darun Najah

oleh -300 views
Kaum Difable Ikuti Pelatihan BLK Otomotif di Pesantren Darun Najah

LUMAJANG – Kaum difable ikuti acara pembukaan Balai Latihan Kerja (BLK) otomotif di Pesantren Darun Najah, Lumajang, Senin (18/03/19).

Pelatihan otomotif BLK yang jadi program unggulan Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) khusus komunitas pesantren ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan hingga tanggal 24 April 2019.

Pelatihan yang diikuti oleh masyarakat sekitar, santri, alumni dan kaum difable ini diharapkan bisa menjadi bekal skill, serta dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran bagi komunitas tertentu oleh kementrian tenaga kerja.

Turut hadir dalam acara ini, Kepala Bagian Pelatihan Disnakertrans Lumajang Ibu Sulistiorahayu. Pada saat pembukaan beliau menyampaikan bahwa acara tersebut dapat membantu pemerintah Kabupaten Lumajang dalam upaya memberdayakan masyarakat.

“Pelatihan ini turut membantu pemetintah Kabupaten Lumajang dalam upaya memberdayakan masyarakat untuk mempunyai keahlian, yang mana sampai saat ini Kabupaten Lumajang belum mempunyai Balai Latihan Kerja” tuturnya.

Sementara Pengasuh Pesantren Darun Najah Lumajang dalam sambutannya juga menyampaikan agar pelatihan tersebut diikuti dengan serius. “Pelatihan ini agar diikuti peserta dengan baik sehingga dapat bermanfaat bagi orang banyak khususnya para santri”, tuturnya.

Peserta difabel yang hadir dalam acara tersebut merupakan anggota komunitas Difable Motorcycle Indonesia(DMI). Perwakilan anggota komunitas ini menyambut baik terkait terselenggaranya acara tersebut.

“Pelatihan ini sangat berguna bagi kami, khususnya para difable pecinta motor, yang sering kali touring ke berbagi tempat di Indonesia, sehingga jika terjadi kerusakan pada motor, kami tidak akan bingung untuk mencari bengkel”, ungkap Budi Santoso.

Hal senada juga disampaikan peserta difable Amar Abdullah, ia berharap dengan adanya pelatihan otomotif ini dapat memberdayakannya untuk menjadi lebih mandiri.

Pada pelatihan ini, BLK Darun Najah menunjuk Bapak Wijen Utomo sebagai instruktur utama yang akan mendampingi peserta hingga 30 hari kerja kedepan. Beliau bersedia akan menjamin keberlangsungan pelatihan. Bahkan bukan hanya waktu pelatihan saja, akan tetapi beliu siap membuka konsultasi seumur hidup jika dalam implementasi di lapangan, para peserta mengalami kesulitan. (Mus)