Santri Perempuan Pesantren dan Kenyataan Hidup Milenial Zaman Now

oleh -
Santri Perempuan Pesantren dan Kenyataan Hidup Milenial Zaman Now

SantriNow | Belajar di pesantren bagi gadis perempuan era milenial adalah kebutuhan pokok. Sebab kalau penulis boleh jujur, beda jauh pendidikan di pesantren dengan di luar pesantren khususnya dalam pendidikan agama dan akhlak. Apalagi zaman milenial seperti sekarang, sekali si gadis teracuni oleh pergaulan yang tidak sehat, sulit untuk keluar.

Dengan model pendidikan pesantren yang umumnya 24 jam penuh kegiatan positif menjadikan santri perempuan tidak punya kesempatan untuk menganggur. Hal itulah positifnya memilih jadi santri pesantren.

Di pesantren ada istilah takzir atau hukuman. Hal ini berlaku kepada santri yang tidak patuh kepada peraturan pesantren. Misalnya ada santri perempuan diketahui membawa hp, maka sudah pasti hp dan pemiliknya kenak hukuman. Hp-nya disita dan pemiliknya dihukum sesuai ketentuan.

Sangat berbeda dengan kehidupan gadis perempuan di luar pesantren. Mereka dengan leluasa bermain gadget dan game kapan pun mau. Sukur-sukur kalau masih patuh kepada kedua orang tuanya, terkadang karena sudah diperbudak media sosial, mereka tidak mau mendengar wejangan kedua ortunya.

Makanya sekali lagi, betapa pentingnya anak perempuan zaman sekarang (zaman now) dididik secara penuh di lembaga pesantren.   

Baca juga: Menjadi Pahlawan Santri Milenial Jaman Now