Khotbah Jumat Ala Kyai Milenial: Jagalah Keluargamu

oleh -
Wahai orang beriman jagalah hatimu

SantriNow | Teks khotbah Jumat ala Kyai Milenial ini dibuat oleh ustadz yang jago khotbah setiap jumat. Khotbah ini bisa dipakai siapa saja. Silahkan kopas dan baca di depan jamaah

الحمد الله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور انفسنا ومن سيئات اعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هدي له. اشهد ان لااله الا الله وحده لاشريك له واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله. اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه والتابعين وتابع التابعين ومن تبعهم باءحسان الى يوم الدين.

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم: يا ايهاالذين امنوا اتقواالله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون، اما بعد! عبادالله أوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز المتقون.

Jamaah sholat jumat yang dimuliakan Allah

Marilah kita sejenak merenungkan ayat Alquran surat At-Tahrim ayat 6 berikut ini:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلآئِكَةٌ غِلاَظٌ شِدَادٌ لاَّيَعْصُونَ اللهَ مَآأَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَايُؤْمَرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusi dan batu; para penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6)

Kitab Tafsir Ibnu Katsir menafsirkan bahwa maksud dari ayat قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا adalah:

“didiklah mereka dan ajarilah mereka”.

Qatadah mengatakan, “suruhlah mereka untuk taat kepada Allah dan cegah mereka dari perbuatan durhaka terhadap­Nya”.

Ad-Dahhak dan Muqatil juga meyampaikan tentang maksud ayat tersebut, yakni, “sudah merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim mengajarkan kepada keluarganya, kerabatnya hal-hal yang diwajibkan oleh Allah dan mengajarkan kepada mereka hal-hal yang dilarang oleh Allah”.

Semakna dengan ayat ini adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Abu Daud, dan Imam Turmuzi melalui hadis Abdul Malik ibnur Rabi’ ibnu Sabrah, dari ayahnya, dari kakeknya yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:

“مُرُوا الصَّبِيَّ بِالصَّلَاةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِينَ، فَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِينَ فَاضْرِبُوهُ عَلَيْهَا”

Suruhlah anakmu untuk mengerjakan salat bila usianya sudah tujuh tahun; dan bila usianya sudah sepuluh tahun, maka pukullah dia karena meninggalkannya.

Sidang jumat yang dimuliakan Allah

Setelah kami ulas pendapat ahli tafsir tentang maksud ayat di atas lengkap dengan hadits yang semakna, maka yang bisa kita ambil pelajarannya adalah sebagai berikut:

Keluarga, baik anak maupun istri adalah tanggung jawab kita. Karenanya penting bagi kita untuk tegas dalam mengarahkan mereka.

Didiklah anak-anak dan istri kita untuk taat kepada Allah. Dan sebaik-baik didikan adalah contoh yang baik. Artinya kita tidak cukup hanya dengan menyuruh mereka untuk taat tapi kita juga harus memberi contoh.

Para sidang jumat yang dirahmati Allah

Karenanya kita sebagai kepala keluarga wajib memberi contoh kepada mereka dengan contoh perilaku disiplin, tidak suka berbohong, dan transparan dalam segala urusan.

Dengan sikap kita yang demikian, mereka merasa terarahkan. Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga kita bisa menjadi contoh yang baik untuk anak dan istri kita. Amin.

اعوذبالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم

…………والعصر الخ

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Kemudian duduk sebentar dan masuk khotbah kedua sebagaimana biasanya! (*)

Penulis: Ustadz Mun’im

Editor: Muweil