di ,

Jodohku di Tangan Kyai

Jodohku di tangan kyai

SantriNow | Hari ini langit sedang tentram dengan kebiruannya. Awan putih yang membentuk selendang matahari seringkali tercubit kawanan burung yang sedang bermain diketinggian. Angin sepoi yang mengusik kerindangan pohon tak henti-hentinya hampir membuatku tertidur lelap dan membangunkan mimpi yang kerapkali menjadi ilusi. Hari ini aku dengan kawanan kambingku menikmati keagungan Tuhan di pematang. Mengembala serta mengemban amanah Kyai menyuburkan tanah dan memberi makan hewan-hewan serta mengajaknya bermain di alam. Ini sudah hari yang kesekian aku mengabdi dan menundukkan hati di pangkuan Kyai serta menimba ilmu untuk bekal menghadap Ilahi.

Lalu sampailah pada sore yang memperkenalkanku dengan senja yang kemerah-merahan di sebuah keindahan yang lahir dari derita matahari dan keriangan burung merpati yang selalu bersembunyi ketika sore hari. Bergegas aku pulang dengan cekcok para gembalaan dan menuntutnya ke kandang agar mereka dapat beristirahat serta canda tawa dengan para kekasihnya masing masing. Lalu tiba-tiba ada yang menepukku dari belakang.

“Gimana hari ini”, tanya kyai

“Oh nggeh kyai”, rasa kaget yang mendalam.

“Semuanya aman kyai”, jawabku kembali.

“Ya sudah, segera berkemas dan siap-siap untuk mengaji”, sahut kyai sembari meninggalkanku dengan senyuman.

“Enggeh kyai”, sahutku dengan santun.

Tetiba ada yang melintas di belakangku, wajah yang merona dan senyum yang belum sempurna. Penat yang menajdi candu seketika hilang menjadi abu. Dia gadis berkerudung ungu menapaki jalan menebar santun dan membumikan senyum di wajahku.

“Salman,,,jangan liat-liat”, suara kyai dari kejauhan.

“Nggeh”, dengan perasaan malu.

Betapa terkejut sekali. Dalam batinku, “ternyata kyai belum jauh meninggalkanku dan masih memperhatikanku”, benih senyum yang merekah diwajahku seketika lenyap dengan suara itu, hmmmm aku harus segera berkemas dan ngaji.

Baca juga: Cintamu Kubawa ke Pesantren

@@@

BAGAIMANA MENURUT KAMU?