#Menyebar Informasi Hoak adalah Dosa Besar

oleh -154 views
Menyebar Hoak adalah Dosa Besar

#PROBOLOGINGGO, SantriNow | Pimpinan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH Muhammad Hasan Mutawakil Alallah, memberi taushiyah bahwa menyabarkan berita hoak adalah dosa besar.

“Dalam perspektif agama penyebar hoaks itu berdosa besar dan dalam perspektif ketatanegaraan dapat merusak persatuan bangsa,” kata KH Muhammad Hasan Mutawakil Alallah di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (26/1) malam.

Hal itu disampaikan KH Muhammad Hasan dalam rangka menjawab atas banyaknya pertanyaan terkait masifnya informasi hoaks yang beredar di media sosial menjelang penyelenggaraan pemilu 2019.

Katanya, memang sudah sering manakala menjelang pemilu maupun pilkada muncul informasi-informasi miring dari pihak kompetitor atau pihak-pihak yang kurang menyukai figur tertentu.

Pengasuh Pondok Pesantren Genggong itu menegaskan, dalam perpsektif agama hoaks adalah berdosa besar. “Hoaks itu informasi bohong dan berbohong itu berdosa. Perbuatan baik atau buruk, akan dipertanggungjawabkan di akhirat,” katanya.

Baca juga: Antara Profesi dan Status Sosial Santri Millennial

Bukan hanya itu, dia juga menambahkan, penyebaran informasi hoak juga dapat merusak persatuan bangsa, melemahnya kedaulatan rakyat, dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengimbau siapapun pendukung pasangan calon yang tampil pada pemilu 2019 untuk tidak menyebar hoaks. Karena menyebar hoaks itu harus dipertanggunggjawabkan kelak di sisi Allah SWT,” katanya.

Muhammad Hasan menegaskan, agama apapun tidak membolehkan melakukan hoaks, karea itu adalah perbuatan tercela. (IM/MU)