Viral Pesan Taushiyah KH Bukhori Amin Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir

oleh -
Viral Pesan Taushiyah KH Bukhori Amin Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir

SantriNow |Viral pesan taushiyah KH Bukhori Amin sebelum wafat di group WA, Facebook, dan menyusul twitter.

Dalam potongan video yang berdurasi 22 menit itu, beliau berkata “nuli bejo-nuli bejo wong sing gak kepethuk aku”, seketika itu badan beliau lemas dan mic di tangannya pun jatuh ke lantai, serta kemudian badan beliau bersandar ke kursi yang diduduki.

Dalam video yang nyebar di group WA tersebut, kata-kata yang disampaikan oleh almarhum pada detik-detik terakhir itu kemudian diteruskan oleh penyebar bahwa beliau ingin mengungkap arti hadits Nabi Sayyidina Muhammad Shollallahu alaihi wasallam yang berbunyi:

“Berbahagialah orang yang beriman kepadaku padahal tidak pernah melihatku.” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengulangi hadits ini sampai 7 kali.

Baca juga: Kiai Kholil Bangkalan dan Nasabnya kepada Wali Songo

Asbabul Wurud dari pada hadits di atas berawal dari kuliah Rasulullah setelah sholat jamaah shubuh.

Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu diriwayatkan, suatu hari seusai sholat shubuh, sebagaimana biasanya, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam duduk menghadap para sahabat. Kemudian beliau memulai pertanyaan,

“Wahai manusia siapakah makhluk Tuhan yang imannya paling menakjubkan?”.

“Malikat, ya Rasul,” jawab sahabat.
“Bagaimana malaikat tidak beriman, sedangkan mereka pelaksana perintah Tuhan?”Tukas Rasulullah.

“Kalau begitu, para Nabi ya Rasulullah” para sahabat kembali menjawab

“Bagaimana nabi tidak beriman, sedangkan wahyu dari langit turun kepada mereka?” kembali ujar Rasul.

“Kalau begitu para sahabat-sahabatmu, ya Rasul”.

“Bagaimana sahabat-sahabatku tidak beriman, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka saksikan. Mereka bertemu langsung denganku, melihatku, mendengar kata-kataku, dan juga menyaksikan dengan mata kepala sendiri tanda-tanda kerasulanku.” Ujar Rasulullah.

Lalu Nabi Shallallahu alaihi wasallam terdiam sejenak, kemudian dengan lembut beliau bersabda,

“Yang paling menakjubkan imannya,” ujar Rasul
“adalah kaum yang datang sesudah kalian semua. Mereka beriman kepadaku, tanpa pernah melihatku. Mereka membenarkanku tanpa pernah menyaksikanku. Mereka menemukan tulisan dan beriman kepadaku. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka membela aku seperti kalian membelaku. Alangkah inginnya aku berjumpa dengan saudara-saudaraku itu.”

Kemudian, Nabi Shollallahu alaihi wasallam meneruskan dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 3,

“Mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menginfakan sebagian dari apa yang Kami berikan kepada mereka.”

Kemudian Nabi Shollallahu alaihi wasallam bersabda,

“Berbahagialah orang yang pernah melihatku dan beriman kepadaku” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan itu satu kali.

“Berbahagialah orang yang beriman kepadaku padahal tidak pernah melihatku.” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan kalimat kedua itu hingga 7 kali.

Baca juga: Ulama Wafat, Ilmu Diangkat

Kesimpulan ceramah yang ingin almarhum KH Bukhori sampaikan adalah:

Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam kagum kepada umat akhir zaman yang masih percaya kepadaNya. Karenanya Rasulullah sangat ingin berjumpa dengan kita.

Sebab itulah mari perbanyak amal kebaikan, serta perbanyak bersholawat kepadaNya. Tunjukkan bahwa kita sebagai umat akhir zaman memang patut dirindukan. Rosulullah yang sangat ingin berjumpa dengan kita, masak kita tidak mau membalas kebaikan Rosulullah yang begitu besar dengan kebaikan pula.

Setidaknya walaupun belum pantas dirindukan oleh manusia terbaik itu, minimal laksanakanlah sholat yang lima waktu dengan tekun, berbuat baiklah kepada sesama, percaya kepada hari kiamat dan perbanyak berbagi (sedekah) kepada yang membutuhkan.

Selamat jalan wahai kyai semoga amal ibadah engkau diterima di sisi Allah Subhanahu wataala, dan semoga dosa panjenengan diampuni oleh Tuhan yang maha pemaaf. Alfatihah (Now)

Baca juga: KH Abdul Hamid Sosok Ulama dengan Sejuta Karomah