Rumus Membaca Kitab Kuning Termutakhir

oleh -
Mari kita langsung praktek walau hanya sedikit

المياه + التي + يجوز + بها + التطهير + سبع + مياه

Ilmu Nahwu: Lafaz المياه adalah kalimat isim, isimnya isim makrifat. Bila ada isim makrifat di awal kalam maka ikrobnya rofak karena jadi mubtada’ (awalan). Tanda rofaknya harkat dammah karena jamak taksir.

Ilmu Shorof: Lafaz  المياه merupakan shighot kalimat isim yang tidak bisa ditashrif (isim jamid) artinya jamak “beberapa ari”.

التي adalah isim maushul, hukumnya isim ini adalah mabni (tidak bisa dirubah harkat akhirnya), dan tidak ada ikrobnya (لا محل لها من الاعراب)

يجوز adalah fiil mudhori’ (kata kerja yang memiliki wakut sekarang atau yang akan datang). Hukumnya mu’rob (harkat akhirnya bisa dirubah sesuai dengan perintah (amil)). I’robnya rofak tandanya dhommah.

بها itu ada dua kalimat yang satu ب merupakan huruf jar sedangkan ها adalah isim zomir (kata ganti) dan hukumnya mabni (tidak bisa dirubah harkat akhirnya).

Ilmu Nahwu: التطهير adalah kalimat isim, hukumnya rofak karna jadi fail (pelaku) dari lafaz يجوز, tanda rofaknya dhommah karena isim mufrod.

Ilmu Shorof: التطهير shighatnya adalah isim masdar artinya (bersuci)

Ilmu Nahwu: سبع adalah kalimat isim, ikrobnya rofak karena jadi khobar dari lafaz المياه, tanda rofaknya dhommah karena isim mufrod.

Ilmu Shorof: سع adalah isim jamid (isim yang tidak dapat ditashrif) dan termasuk isim adat (hitungan).

مياه adalah kalimat isim, ikrobnya jer karena jadi mudhof ilaih dari lafaz سبع, tanda jernya kasroh karena jamak taksir munshorif. (jamak taksir yang bisa nerima tanwin).

Kesimpulan contoh

Susunan kalam dalam contoh tersebut adalah

Mubtadak + Kata Penghubung (isim maushul) + Kata Kerja + Kata Pelengkap + Fail (subjek) + khobar.

Itu saja dulu, semoga manfaat, bila ada kritik dan saran silahkan komentar di kotak komen di bawah ini. Selamat belajar baca kitab kuning. (Now)