Surat untuk Pak Ahok

oleh
Surat untuk Pak Ahok

 Mahrus Ali –
SantriNow | Jujur saya sangat kagum dengan Pak Ahok dalam memimpin birokrasi Jakarta. Tapi sayang itu sirna pasca Kiai KH Ma’ruf dikatakan berbohong bahkan dengan sikap yang tidak sopan terhadap beliau.

Saya lahir dari keluarga NU doktrin pertama dari guru saya adalah menghormarti para guru apalagi ulama dengan dasar supaya dapat barokah. Waktu dipesantren kiai /pengasuh berjalan, para santri pun berdiri dengan alasan menghormati kiai dan itu dasar saya sampai sekarang untuk selalu menghormati para ulama NU.

Pak Ahok ! tolong sampeyan kalau bicara dijaga, jangan asal nyeplos, sekali lagi tolong dijaga jangan ceplas ceplos. Sampeyan katanya gubernur tapi perkataannya kok seperti anak kecil yang baru bisa bicara. Kalau sampeyan panik dengan segala masalah sampeyan sekarang, ya mancing saja ke kali Ciliwung yang bapak bangun.

Wajar saya kecewa besar ketika ulama NU yang selama ini selalu jadi rujukan dalam hal keilmuan. Sampai-sampai saya menangis ketika KH Ma’ruf Amien selaku Rois Aam PBNU dan ketua MUI dituduh pembohong.

Tapi saya hanya bisa menangis tidak mempunyai sesuatu buat KH Ma’ruf Amien. Saya hanya berdoa semoga beliau diberi ketabahan dan kesabaran. Takdzimul Ustadz Wama Yataalaqu Bihi.