Masalah Tradisi Sedekah Laut, Menag: Agama dan Budaya Tak Dapat Dipisah

oleh

BANTUL, SantriNow | Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, agama dan budaya tak dapat dipisah. Hal itu ia ungkap kembali terkait kasus pengrusakan persiapan sedekah laut di Pantai Baru, Bantul bulan lalu.

“Karena ketika nilai-nilai agama membumi maka membutuhkan tradisi dan budaya yang berkembang di masyarakat. Kemudian, pengejawantahan dari nilai agama itu jadi sesuatu yang menyatu dengan tradisi dan budaya”.

Katanya usai  menghadiri diskusi dengan agamawan dan budayawan di Desa Wisata Tembi, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Sabtu, 3 Nopember 2018.

“Jadi agama dan budaya adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan sama sekali,” imbuhnya.

Baca juga: Sikap Menag Lukman Hakim Terkait LGBT

Kendati demikian, Lukman menilai bahwa tradisi dan budaya yang masih berjalan saat ini harus sesuai dengan nilai-nilai agama yang dianut oleh rakyat Indonesia.

“Sebaliknya, tradisi yang hidup itu tentu haruslah tradisi budaya yang prinsipil dan tidak bertentangan dengan nilai agama,” ujarnya.

Ia mencontohkan, budaya atau kebiasan membunuh orang, tentu itu bukan suatu yang berkaitan dengan jati diri Indonesia, karena di Indonesia sangat religius.

“Jadi semua tradisi dan budaya yang berkembang adalah pengejawantahan dari nilai agama,” tegasnya.

Karenanya, ia mengajak masyarakat untuk menjaga dua hal tersebut agar berjalan dengan harmonis.

“Apa yang ada sekarang mari kita jaga dan pelihara bersama dengan terus mengedepankan sisi-sisi religiusitas, spiritualitas dari budaya yang memang sangat agamis di Indonesia,” pungkasnya. (Now/News)