Santri Tuh, Begini Loh

oleh
Santri Tuh, Begini Loh

SantriNow | Sungguh tak akan ada habisnya jika mengenai santri. Mulai dari kebiasaan dan karya karya ilmiah yang selalu lahir dari dunianya. Apalagi di Indonesia, populasi yang tinggi memungkinkan eksistensi santri semakin menjadi kekuatan tersendiri bagi negeri ini.

Dunia santri merupakan sebuah peradaban yang mempunyai ciri khas tersendiri. Dan cenderung sangat berbeda dengan kebanyakan lembaga pendidikan lainnya. Karena itu, santri dan pesantren itu sendiri seringkali diapresiasi sebagai suatu lembaga dengan culture religious yang kuat. Di samping itu, pesantren juga merupakan lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia.

Sehingga seringkali muncul paradigma yang mengatasnamakan kualitas santri dan pesantren. Diantaranya ialah selalu dikaitkan dengan kokohnya negeri, mulai dari “Santri untuk NKRI” dan yang baru saja diangkat sebagai tema hari santri pada tahun ini ialah “Bersama Santri Damailah Negeri”.

Hal ini merupakan suatu apresiasi yang tinggi kepada para santri, yang secara tidak langsung diharapkan dengan berbagai prestasi, santri dapat menjaga kedamaian negeri ini, meskipun tidak sedikit juga yang mencibir karena alasan-alasan klise bahwa santri hanyalah golongan kuno yang tak patut untuk diapresiasi oleh negeri.

Faktanya cibiran ini sebenarnya muncul dari rasa iri dan dengki masyarakat yang belum pernah mencicipi kualitas santri itu sendiri.

22 Oktober adalah hari yang diperingati sebagai hari santri. Entah dengan alasan apa dan bagaimana munculnya peringatan itu. Akan tetapi sebenarnya santri tidak perlu hari khusus untuk dirayakan bahkan diperingati. Karena setiap hari adalah hari santri, hari dimana para kaum sarungan mengaji dan mengabdi kepada kyai.

Munculnya peringatan hari santri ini merupakan suatu pembuktian tersendiri dari seluruh santri kepada negeri dengan segala kreatifitas yang lahir dari dalam pesantren.

Di samping itu pula, peringatan hari santri saya kira sebagai jawaban yang ditujukan kepada sebagian orang yang masih menganak tirikan dan memandang sebalah mata terhadap lembaga pesantren, dan seakan akan hal ini menunjukkan bahwa “santri itu begini loh, beda dengan yang selama ini kalian pikirkan”. Baca juga: Jaman Edan, Harus Santri yang Terdepan

Kesimpulan

Dan dari hal ini bisa disimpulkan bahwa seorang santri tidak perlu diragukan lagi akan perihal mengabdi. Sebab hal itu sudah menjadi hal wajib yang harus dilakukan oleh seorang santri di pesantren.

Maka pantas saja jika bermunculan statement yang mengatakan dan menasbihkan bahwa santri adalah pondasi bagi negeri ini. Karenanya, sebagai santri, kami siap mengabdi demi kedamaian NKRI.

By: Fahrur Rozi (Santri al-Amiroh Surabaya)