Peduli Lingkungan, Santri Se-Banyuwangi akan Melakukan Ro-an Bersama

oleh
Santri Se-Banyuangi akan Melakukan Ro-an Bersama

SantriNow | Puncak Peringata Hari Santri Nasional 2018 sudah tinggal menghitung jari. Di Banyuwangi 20.000 santri akan melakukan Ro-an bersama dalam rangka acara peringatan Hari Santri 2018.

Acara akan dibuka pada pukul 08.00 WIB. Ribuan santri akan ro’an (kerja bakti) membersihkan sampah di sepanjang jalan-jalan kota Banyuwangi.

“Ini adalah transisi untuk mengampanyekan gaya hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang bersih, nyaman, hidup menjadi lebih sehat, bekerja lebih semangat,” terang Gus Udin, sapaan karib Saifuddin Zuhri.

Tidak hanya itu, terang Gus Udin, di waktu yang bersamaan, juga dikumandangkan khotmil Qur’an dari Taman Blambangan yang letaknya tepat di jantung kota Banyuwangi. Setelah waktu menunjukkan pukul 12.30 WIB, juga akan berlangsung acara kirab santri.

“Kirab santri nanti akan dibuat beregu dari masing-masing kontingen pesantren, madrasah diniyah, TPQ, TPA dan kelompok-kelompok pengajian se-Banyuwangi,” terangnya.

Setelah kirab santri, peserta akan gelar apel kebangsaan. Apel ini disebut untuk mengumumkan peringatan HSN tahun ini yang mengambil tema “Bersama Santri Damailah Negeri”.

“Acaranya dimulai pagi sampai malam. Insya Allah jika ditotal seluruh rangkaian kegiatan akan dilakukan 20 ribu santri se-Banyuwangi,” ungkap Ketua Panitia Hari Santri Banyuwangi, Saifuddin Zuhri, Kamis (11/10/2018).

Santri-santri juga akan mempersembahkan berbagai film pendek seputar tentang pesantren yang sudah dilombakan. “Kami sengaja membuat film pendek tentang pesantren untuk diperkenalkan ke masyarakat tentang pesantren sebagai lembaga pendidikan yang menjadi fondasi SDM sejak awal tahun silam,” ujarnya.

Setelah sholat Maghrib, acara istighasah kebangsaan juga akan dibuka. Dalam acara yang diikuti oleh kiai se-Banyuwangi ini bertujuan untuk mendoakan kedamaian negeri.

“Kita semua agar-agar seluruh negeri dihindarkan dari bencana, kita semua mendapat selamat dunia dan akhirat,” ujarnya.

Baca: Semarak Menyambut Hari Santri 22 Oktober, Kota Jogja Mendadak jadi Kota Santri

Di ujung acara, santri juga akan disuguhi hiburan musik islami bersama penyanyi religi Opik. (Sul/now)