Ini Dia Akun Penyebar Hoax Habib Umar Ditangkap Densus 88

oleh

SantriNow | Mendadak jagad dunia maya diramaikan kabar penangkapan Habib Umar yang ternyata hoax. Berita itu banyak beredar di Facebook lengkap dengan unggahan video.

Dalam akun tersebut menyebutkan, Habib Umar ditangkap di Samarinda saat sedang ceramah. Akun tersebut menuding Rezim ini sudah melakukan kezaliman dan mengingatkan bahwa darah ulama itu beracun.

Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Polisi Dedi Prasetyo menjelaskan, pihaknya telah mengidentifikasi penyebar berita hoax penangkapan Habib Umar bin Hafidz.

Dedi, seperti dikutip viva.co.id (15 Oktober 2018), menegaskan, video tersebut tidak benar. Pihaknya telah meminta klarifikasi kepada panitia penyelenggara acara dan Polresta Samarinda. Dari hasil deteksi sementara, pelaku menyebarkan video tersebut melalui akun facebook bernama Valeria Donna Donovan di Sumedang.

 

Dedi memohon masyarakat tak gampang menyebarkan berita bohong yang menyesatkan opini masyarakat dan dapat dipidanakan sesuai UU ITE dan KUHP, serta UU nomor 1 tahun 1946.

Baca juga: Habib Ali Zain al Abidin al Jifri

Terkait video yang menggambarkan penangkapan terhadap Habib Umar. Dedi menyebut, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 11 Oktober 2018, di Stadion Madya Sempaja dan Masjid Baitul Mutaqien, Komplek Islamic Center. Pada saat itu, kata Dedi, pihak panitia meminta pengawalan ketat dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan kelancaran Al Habib Umar selama di Samarinda.

Sementara itu, di akun facebooknya, Habib Idrus Bin Muhammad Alaydrus juga telah melakukan klarifikasi berita hoaks tersebut. Berikut screenshotnya.

Klarifikasi Habib Idrus terkait isu penangkapan habib umar

Pihak Panitia

Sementara itu, atas nama panitia pelaksana, Ustaz H. Ahmad Zaini, juga menegaskan bahwa berita tersebut adalah hoax. Habib Umar mengisi acara di Masjid Islamic Center, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (12/10/2018). Berikut videonya.

*KLARIFIKASI BERITA HOAX TENTANG GURU MULIA KITA AL-HABIB UMAR bin SALIM bin HAFIDZ di SAMARINDA (KAL-TIM)*PADA HARI JUM'AT 12 OKT 2018Saya habib Idrus bin Muhammad Al'Aydrus atas nama pribadi selaku murid Guru Mulia Al-Habib Umar bin Salim bin Hafidz ingin mengklarifikasi tetang video dan berita yang sudah menyebar di media sosial.Video trsebut bukan penangkapan atau pengamanan oleh Tim Densus kepada Guru mulia karena beliau mendukung atau mengarahkan pada pemilihan salah satu calon pemerintah. Pengawalan tersebut melaikan dari tim kepolisian dn TNI setempat demi keselamatan dn keamanan beliau karena banyaknya jamaah yang berebut ingin bersalaman dengan beliau.Mengenai sorakan dan teriakan dari jamaah yang hadir merupakan respon dan antusias mereka karena ingin mendapat do'a serta pandangan dan berkah dari guru mulia.Bagi siapa saja yang telah membuat ataupun menyebarkan berita HOAX tersebut semoga ALLAH buka hatinya, segera mendapat hidayah dari ALLAH SWT, dan segera bertaubat kepada ALLAH SWT.

Dikirim oleh Habib Idrus Bin Muhammad Alaydrus pada Minggu, 14 Oktober 2018

Tak tahu pasti, kenapa sedemikian gampang berbagi info hoaks. Memang benar-benar tidak atau atau tahu tapi sengaja dirancang untuk menyudutkan pemerintah.

Dalam kondisi demikian, para penyebar hoaks harus ditindak tegas untuk menimbulkan efek jera. Jika dibiarkan, bukan mustahil akan makin banyak penyebar hoaks yang berkeliaran di jagat medsos untuk memancing kegaduhan. Semoga aparat kepolisian bisa menciduk sang pelaku, siapa pun mereka, tanpa pandang bulu. (*)

Sumber: UC