Apa Artinya Tidur Seranjang, Bila Tak Menyentuhnya

oleh

SantriNow | Mencari pasangan tentu tidak gampang amat, butuh usaha yang utuh dan tulus. Karena jika salah sasaran, malapetaka akibatnya, begitulah celotehan Pak Tukul Arwani pada seorang lelaki yang akrab disapa Anton

Ton ! sapa Pak Tukul, kamu katanya sudah nikah, mana istrinya kok gak dibonceng, kan sayang sepada baru masih kinyis-kinyis hanya dinikmati sendiri. Anu Pak, jawab Anton dengan nada sopan sambil cium tangan Pak Tukul, harusnya begitu, tapi dianya gak mau, katanya mau bersih-bersih kamar tidur yang semalam berantakan.

Hahaha…. Waduh kok sampek berantakan Ton, emang ada atraksi apa semalam, tanya Pak Tukul lekas. Tapi wajar Ton, masih manten baru, saya dulu juga begitu suka merusak ujung bantal. Ayo duduk-duduk. Bu…k! Pak Tukul memanggil istrinya yang sedang menyiapkan sarapan pagi untuk suami, tolong kopinya, ada Anton, Min belikan rokok surya sana, ini uangnya ….

Begini Pak, Anton menanggapi pertanyaan konyol Pak Tukul. Sebenarnya semalam saya dan Mantan Istri bertengkar, hanya perkara masalah sepele, namun dibesar-besarkan, hingga bantal dibuang kasur dilempar, sarung saya disobek, pokoknya ngeri Pak.

Dan sepontan waktu itu saya langsung terpancing emosi, akhirnya saya ucapkan Ti…! mulai sekarang saya bukan lagi suamimu.

Begitu Pak ceritanya, buat apa istri seperti itu Pak. Apa artinya tidur seranjang berdua kalau dilarang menyentuhnya. [as]

Baca Juga: Maaf, Apakah Saudara Jumpa Kekasihku