Yenny Wahid Jadi Ratu Bidadari di Pilpres 2019

oleh
Yenny Wahid Jadi Ratu Bidadari di Pilpres 2019
Isteri KH Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah berbisik-bisik dengan Putrinya Yenny Wahid pada acara peringatan Sewindu Haul Gus Dur di Jakarta, Jumat (22/12) malam. Peringatan ke-8 tahun wafatnya Presiden Keempat RI yang akrab disapa Gus Dur itu mengakat tema semua demi bangsa dan negara.

SantriNow | Mendadak Yenny Wahid jadi ratu bidadari yang didamba-dambakan banyak tim sukses para calon presiden di 2019 nanti. Mereka semua berharap agar sang ratu merapat ke kelompoknya. Kata Yenny:

“Ini Pak Sandi tadi (mengajak). Tadi kan sowan-sowan saja, tapi beliau minta saya masuk ke tim pemenangan.”

Ungkapan itu ia lontarkan sesudah keluarganya menerima silaturrahim oleh bakal calon wakil presiden (cawapres), Sandiaga Uno, pada Senin (10/9) lalu. Yenny Wahid, menyatakan, Sandiaga minta supaya dirinya bersedia bergabung tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Yenny pun tidak menolak atau menerima pinangan itu. Baginya, tawaran sebelumnya juga datang dari kubu pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Saat ini, Yenny masih menimbang pilihan yang ada.

“Pak Jokowi kan sudah hari Jumat, Pak Sandiaga hari ini, besok Pak Prabowo. Tapi nantilah, kalau orang NU itu diselesaikan semuanya melalui shalat istikharah,” kata Yenny.

Di sisi lain, Yenny juga masih butuh minta izin pada ibunya, Sinta Nuriyah. Sebab, selama ini sosok ibundanya selalu berada di posisi tengah.

“Jangan-jangan nggak dikasih izin mendukung keduanya. Kita kan nggak tahu juga. Sebisa mungkin, saya berharap izin turun dari ibunda saya jadi kita bisa leluasa menetapkan pilihan,” kata dia.

Sandiaga pun mengakui bahwa dirinya memang menawarkan kepada Yenny untuk bergabung ke tim Prabowo-Sandi. Namun, ia menyerahkan kepada pimpinan partai koalisi terkait posisi untuk Yenny di tim pemenangan.

“Kami intinya ingin memberikan ruang, ingin memberikan kesempatan apa pun keputusan Mbak Yenny mau ikut kami, atau mau netral atau mau ikut dari kubu Presiden Jokowi dan Kiai Ma’ruf, dan tentunya itu keputusan beliau, saya dan prabowo akan menghormati keputusan tersebut dengan tulus hati,” kata Sandi.

Baca juga: Pilpres 2019, Nyatanya Mbah Moen Memilih Maruf Dampingi Jokowi