Nasehat Imam Ghazali Part 7

oleh

Nasehat Imam Ghazali Part 7SantriNow | Duhai  anak  manis!

Allah berfirman: “Dan di waktu malam bertahajjudlah sebagai kesunahan bagimu” adalah perintah.   Dan firman Allah  “Dan di waktu sahur mereka membaca istighfar”     adalah syukur.
Sedang firman Allah “Dan orang-orang yang membaca istighfar di waktu sahur” adalah dzikir.

Rosulullah Saw bersabda: “Ada 3 suara yang disenangi Allah, suara ayam jago, suara orang yang  membaca   al Qur’ an, dan suara orang; yang membaca  istighfar  di waktu  sahur”,

Wali   Allah   Sufyan   Ats   Tsauri (semoga rahmat Allah tercurahkan padanya) berkata: Sesungguhnya Alloh ta’ ala menjadikan angin yang bertiup di waktu sahur, yang membawa dzikir dan istighfar pada  Al Malikil Jabbaar (Allah yang merajai  dan memaksa).

Wali Allah Sufyan Ats Tsauri berkata: Jika awal malam telah tiba terdengar panggilan dari bawah ‘arsy:  Ingatlah!: Hendaklah bangun.

Wahai al ‘Abidun (orang yang ahli ibadah).­ Kemudian mereka bangun dan melakukan shalat malam,   hendaklah    bangun   wahai   Al  .Qonitun   ,­ orang-orang yang  taat berbakti,- kemudian    mereka bangun,  dan melakukan sholat waktu sahur:

Dan ketika waktu sahur terdengar panggilan: Hendaklah bangun wahai  al  Mustaghfirun! (orang yang memohon ampunan) lalu    mereka bangun dan membaca istighfar, dan  ketika fajar telah terbit terdengar panggilan dari bawah  ‘arsy  :

Hendaklah bangun wahai al Ghofilun!, (orang- orang lupa) lalu mereka bangun dari tempat tidurnya seperti orang mati yang dibangunkan dari kuburnya”.

Duhai  anak manis!
Diriwayatkan dari wasiat Lukman Hakim pada anaknya, beliau berkata: “Wahai anakku janganlah ayam  jago lebih pintar darimu, ayam jago itu berkokok di waktu sahur, sedang dirimu terlelap tidur”.

Sungguh  indah apa yang diucapkan seorang Ulama’ dalam syairnya:

Di tengah malam sungguh burung merpati telah bersuara atas kesenangan dan kesusahan, sedang diriku terlelap tidur. Demi Allah, aku telah berdusta jika aku seorang yang  rindu  pada (Allah. Tentunya   merpati­ merpati itu tidak mendahuluiku menangis.

Aku menyangka, sesungguhnya aku arang yang bingung, aku  orang  yang  bisa mencucurkan  air  mata  karena ma’siai   pada  Tuhan,   kenapa  aku   tidak  menangis, sedang binatang-binatang itu   menangis di waktu malam.

Duhai  anak  manis!

Pokok  dari  segala  ilmu adalah jika dirimu

Bahwa taat dan ibadah itu harus mutabrotus syar’i, (mengikuti  jalan yang  telah digariskan Allah dan Rasulnya) di dalam  semua perintah, larangan, ucapan   dan perbuatan. Maksudnya setiap yang dilakukan, diucapkan dan yang ditinggalkan harus mengikuti syara’.

Seperti jika dirimu puasa pada waktu yaumul ‘id,  (hari-hari tasyriq), maka kamu termasuk orang  yang  maksiat   atau  dirimu

melakukan sholat dengan pakaian ghosoban, walaupun bentuknya berupa ibadah namun kamu mendapat  dosa.

Semoga bermanfaat. Amin!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.