Nasehat Imam Ghazali Part 5

oleh

Nasehat Imam Ghazali Part 5SantriNow | Duhai anak manis !

Berapa banyak malam engkau   tidak   tidur untuk  tikrorul ilmu (mengulangi   mempelajari   ilmu) dan      muthola’ah kitab dan engkau tahan keinginanmu untuk tidur ? Saya  tidak   tahu   apa tujuanmu ?

Jika tujuanmu untuk  memperoleh dan mengumpulkan harta dunia, menghasilkan pangkat serta untuk   mengungguli atau mengalahkan teman-temanmu, sungguh merugi dirimu, sungguh   merugi dirimu.

Jika tujuanmu   untuk ihya-issyari’ atinnabi (menghidupkan ajaran nabi ),­ membersihkan  akhlaq   budimu  serta   memerangi nafsumu  yang  selalu  mengajak berbuat   kejelekan sungguh  beruntung   dirimu   sungguh  beruntung dirimu. Sungguh tepat yang dikatakan.

Ulama dalam  sya’irnya :

Tidak   tidurnya    mata   untuk   mencari   selain keridhoanmu   adalah sia-sia. Menangisnya    mata  karena selain kehilangan-Mu   (Allah)  adalah tidak berguna.

Duhai anak manis !

Hiduplah sesukamu, karena dirimu akan mati, dan cintailah apa yang kamu kehendaki karena dirimu akan  berpisah darinya, berbuatlah apa yang kamu kehendaki, karena  dirimu akan mendapat balasannya.

Duhai   anak   manis !

Apa  yang  kamu  hasilkan dari  belajar  ilmu kalam, perdebatan, pengobatan, pembukuan, syi’ir-syi’ir,   perbintangan, nahwu dan shorof, selain menyia-nyiakan umur untuk selainnya Allah yang agung.   Sesungguhnya aku telah melihat di dalam kitab Injil Nabi  Isa ‘alaihissalam

‘Ketika  mayit  diletakkan di atas  keranda  sampai diletakkan di pinggir kubur, Allah   dengan   sifat
‘a’zhamnya, (keagungannya)  menanyakan 40 pertanyaan.

1. Allah   mengatakan   : Wahai   hambaku  ! Telah  engkau   sucikan  dirimu bertahun-tahun   dari   pandangan makhluq, dan sedikitpun tidak kau sucikan dirimu dari pandanganKu. 

Setiap hari Allah melihat hatimu sambil berkata:   Kau beramal untuk selain ridhoku, kau menghawatirkan dan meragukan kebahagiaanku, apakah kau tuli dan tidak bisa mendengar?

Duhai  anak  manis  !

Ketahuilah ! Bahwa ilmu yang tidak menjauhkanmu dari ma’siat dan tidak mendorongmu melakukan taat,   besok di hari kiamat tidak akan menjauhkanmu dari neraka Jahannam. Jika kamu sekarang tidak beramal dengan ilmumu, dan tidak memperbaiki kesalahanmu di masa yang   telah lewat, besok pada hari kiamat   kamu   akan   mengatakan:

Ya Allah kembalikanlah diriku ke dunia supaya aku bisa beramal sholeh,  dan akan diucapkan padamu.

Hai  orang  yang  dungu   ! Kamu  telah  datang   dari dunia”.

Semoga bermanfaat. Amin !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.