Sekarang Santri Wajib Menguasai Teknologi

oleh

Sekarang Santri Wajib Menguasai Teknologi SantriNow | Santri sekarang (SANTRI ZAMAN NOW) tidak cukup hanya menguasai kitab kuning dan bahasa asing tapi juga wajib belajar menguasai teknologi.

Ilmu teknologi sekarang sangat dibutuhkan dan perkembangannya di dunia global begitu cepat. Sebab itulah santri sekarang jangan sampai tertinggal jauh di belakang. Kejar mereka yang sudah malang melintang.

Karena hanya dengan itu, santri akan diperhitungkan keberadaannya di masa mendatang. Bukan menganggap ilmu yang lain tidak penting namun karena era-nya sekarang adalah teknologi digital. Dan ini sejalan dengan apa yang disabdakan Rasulullah:

“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian (hadis atau maqola)”. Artinya, ilmu itu bersifat dinamis dan tidak tetap, keberadaannya menyesuaikan dengan kondisi sekarang dan kehidupan masa depan.

Kalau dalam kitab “Taklim” santri disuruh belajar suatu ilmu yang dibutuhkan masa sekarang ya itulah kenapa ilmu teknologi jadi keharusan di masa kini. Sehingga dengan santri yang dapat menguasai teknologi nantinya bisa merancang pembelajaran yang cocok dengan model pesantren melalui bantuan alat teknologi.

Contoh sederhananya adalah bagaimana cara belajar ilmu keislaman melalui teknologi yang sesuai dengan mazhab dan aliran Ahlissunnah Waljamaah Annahdiyah?

Maka tentunya perlu dibuatkan program aplikasi pintar yang sesuai dengan kebutuhan itu yang kemudian menjadi rujukan utama aplikasi kitab pondok pesantren. Ini hanya contoh kecil.

Baca juga: Santri Zaman Now dan Pola Hidup Digital

Mengapa hal itu penting karena selama ini banyak aplikasi kitab digital yang menyebar di internet seperti “Maktabah Syamilah” yang merupakan produk Wahabi. Ternyata banyak dari isi teks kumpulan kitab karya ulama Ahlussunnah Waljamaah dirubah oleh mereka.

Itulah salah satu alasan mengapa santri wajib belajar teknologi ya di situ. Dan juga di dunia maya atau dunia digital kita masih kalah jauh dari mereka. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.