Keutamaan Puasa Sunnah Tiga Hari dalam Seminggu Termasuk Hari Jumat

oleh

Keutamaan Puasa Sunnah  Tiga Hari dalam Seminggu Termasuk Hari JumatSantriNow | Rugi bila umat Islam hanya puasa pada bulan Ramadlan saja dan meninggalkan yang sunnah sebagai wahana untuk meraup pahala fantastis. Balasan bagi hamba Allah yang senang puasa sunnah adalah surga firdaus.

Besok Anda akan kagum melihat orang yang ahli puasa menempati surga yang begitu agung. Sebagaimana Anda kagum melihat indahnya bintang di langit. Mereka ahli puasa akan ditempatkan di surga yang begitu istimewa.

Adapun keutamaan dan kemuliaan hari-hari yang sudah dijelaskan oleh hadist Nabi Muhammad di antaranya:

1. puasa di hari Arafa bagi yang tidak sedang naik haji,

2. hari Asyura,

3. sepuluh hari pertama dari bulan Zulhijjah, Muharram, dan Sya’ban

Juga kita sunnah puasa pada bulan-bulan yang dimuliakan yaitu; bulan Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab. Ini dalam kurun wakut satu tahun.

Baca juga: Puasa Antara Hasrat dan Kesenangan

Adapun puasa yang sunnah dalam waktu satu bulan di antaranya; pertama adalah awal bulan, keuda pertengahan bulan, dan yang terakhir adalah akhir bulan. Juga puasa pada hari-hari yang pada malam harinya ada rembulan terang. Di antaranya; tanggal tiga belas (13) tanggal empat belas (14) dan tanggal lima belas (15).

Sementara puasa sunnah dalam seminggu atau 7 hari ada tiga di ataranya; pada hari senin, hari kamis dan yang terakhir pada hari jumat.

Orang yang konsisten puasa 3 hari itu maka Allah akan melebur dosanya selama seminggu. Dan orang konsisten puasa pada awal bulan, pertengahan, dan akhir bulan serta puasa pada tanggal 13, 14, 15 maka Allah akan melebur dosanya selama setahun.

Catatan: Puasa yang dimaksud di sini bukan hanya sekedar menahan lapar, dahaga serta hubungan badan tapi juga menjaga seluruh anggota badan dari perbuatan dosa. []

Tulisan ini diambil dari kitab bidayatul hidayah karya imam Ghazali