Benteng Terakhir Umat Islam Indonesia adalah Pesantren

oleh

Benteng Terakhir Umat Islam Indonesia adalah PesantrenSantriNow | Kata Romo Kyai Masbuhin Faqih, Pengasuh Pesantren Mambaus Sholihin Gresik:

“Pertahanan dari pada umat Islam saat ini satu-satunya adalah pondok pesantren. Kalau pondok pesantren sudah loyo, berubah dari pada niat aslinya maka Islam akan tinggal gambarnya saja isinya kosong. Maka oleh karenanya kita selalu menekankan kepada santri jangan sampai luntur Tafaqquh Fiddin.

Untuk apa Tafuqquh Fiddin?

Untuk Taabbud Ilallah. Kita dihidupkan, diwujudkan oleh Allah di dalam dunia ini untuk ibadah kepada Allah. Ibadah yang wajib utamanya adalah sholat. Bagaimana kita bisa melaksanakan ibadah kepada Allah kalau tidak tahu ilmunya sholat? Bagaimana kita akan mengeluarkan zakat kalau kita tidak tahu ilmunya mengeluarkan zakat dan demikian pula ibadah-ibadah yang lain?

Baca juga: Nasib Kitab Kuning di Pesantren Masa Kini

Mengapa demikian?

Pondok pesantren merupakan tempat para santri dari latar belakang yang beragam, dari golongan orang biasa sampai anak pejabat hari ini seluruhnya mengais ilmu di pesantren. Maka dengan demikian pertahanan satu-satunya generasi umat Islam sekarang dan masa depan berada di tangan pesantren.

Oleh karenanya, pesantren harus terus berbenah dan menyesuaikan dengan keadaan perkembangan zaman khusunya dalam keilmuannya, tapi jangan sampai lupa kepada jati dirinya sebagai lembaga penghasil generasi muslim yang berpengetahuan luas khususnya agama serta berakhlakul karimah.

Pesantren tidak boleh jadi seperti perguruan tinggi atau Universitas karena pesantren bukan mereka. Pesantren merupakan ruh Islam Ahlus Sunnah Waljamaah Annahdliyyah yang moderat, toleran, dan harmonis. Kalau pesantren sudah loyo (tak berdaya) maka Nahdlatul Ulama juga akan bangkrut generasi.

Semakin kuat pondok pesantren baik dalam bidang keilmuan, ekonomi, serta akhlaknya maka Nahdlatul Ulama sebagai wadah politik kebangsaan umat Islam Indonesia yang sudah mendunia akan tetap solid dan kokoh pula []