Pilpres 2019, Warning Kuning Kemerahan untuk Jokowi

oleh

Pilpres 2019, Warning Kuning Kemerahan untuk JokowiSantriNow | Hasil survei Media Survei Nasional (MEDIAN) menyebut Jokowi berada di titik kuning kemerahan. Ini menandankan Jokowi harus kerja keras merebut hati rakyat jika ingin kembali sebagai President periode kedua.

Dalam hasil survei yang dilakukan di Cikini Jakarta pusat, masyarakat menginginkan Jokowi diganti oleh tokoh yang lain.

“Sebanyak 46,4 persen responden ingin Jokowi diganti tokoh lain,” kata Direktur Riset Median Sudarto saat merilis hasil survei elektabilitas kandidat calon presiden di daerah Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Ini artinya apa bila di pilpres 2019 hanya ada dua calon president antara Jokowi dan Prabowo maka masyarakat menginginkan Prabowo sebagai ganti Jokowi, tapi manakala lebih dari 2 kandidat calon, bisa jadi Parabowo bisa yang satunya. Baca juga: #2019GantiPresiden VS #Jokowi2Periode

Meskipun demikian, Sudarto sebagai tim survei mengakui bahwa elektabilitas Jokowi masih unggul yaitu 36,2 persen. Menurutnya, tingginya elektabilitas Jokowi itu karena masyarakat sampai saat ini masih dihadapkan dengan siapa tokoh yang bakal jadi calon president lawan Jokowi. “Masyarakat masih belum menemukan figur yang cocok melawan Jokowi, sehingga suara tersebar di banyak tokoh,” ungkapnya.

Namun kata Sudarto, bila pendaftaran capres cawapres sudah dibuka dan lawan Jokowi sudah jelas, tentu elektabilitas Jokowi bakal berubah. “Sekarang itu pesannya jelas, ‘saya ingin mengganti Jokowi’, tapi messenger-nya belum jelas nih,” tutur dia.

Survei yang dilakukan Median menggunakan sampel 1.200 responden yang mempunyai hak suara. Margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel diambil secara acak, teknik multistage random sampling serta proporsional atas populasi di provinsi dan gender. Adapun kontrol kualitas dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada. []