Terus Belajar, Belajar Terus

oleh

Terus Belajar, Belajar TerusSantriNow | Mengapa kita harus belajar terus, karena jawaban tidak jatuh dari langit. Selama berabad-abad para kapten kapal mencari cara menentukan posisi mereka di laut selama berlayar. Dan selama  berabad-abad juga para pemikir besar seperti Galileo dan Newton mempelajari langit untuk mencari jawaban. Namun jawaban tidak ada di sana.

Jawabannya malah ditemukan oleh seorang tukang kayu tak berpendidikan bernama John Harrison, yang paham kunci masalahnya terletak pada pembuatan instrument waktu yang andal. Pada 1700-an, hal ini bukan masalah sepele, Acap kali jam di kapal sangat tidak akurat akibat guncangan di laut.

Bagi Harrison, ini adalah tantangan. Ia mulai mencoba memecahkan masalah tersebut tahun 1720-an dengan membuat jam kayu berpelumas. Kemudian ia menciptakan pendulum dari besi padat yang tidak terpengaruh perubahan cuaca. Akibatnya ia berhasil mengembangkan jam yang bergantung pada fungsi pendulum.

Pada masa-masa itu, Harrison menghadapi pertentangan dari anggota-anggota Parlemen Inggris yang pernah menjanjikan hadiah dua puluh ribu poundsterling bagi siapa saja yang berhasil memecahkan masalah ini. Namun ia tidak menyerah.

Baca juga: Kiat Menjadi Muslimah Berkarakter

Selama lebih dari tiga puluh tahun, ia berhasil menciptakan empat jensi jam. Dan akhirnya di tahun 1760-an terciptalah sebuah jam yang memenuhi keinginannya. Itulah kronometer pertama yang kemudian mengubah wajah transportasi laut dan cara pandang kita terhadap dunia.

Cara kita belajar

Ada tiga kelas manusia di dunia ini

Yang pertama adalah MEREKA YANG BELAJAR DARI PENGALAMAN PRIBADI, sehingga mereka disebut ORANG BIJAKSANA.

Yang kedua adalah MEREKA YANG BELAJAR DARI PENGALAMAN ORANG LAIN, mereka disebut ORNAG YANG BAHAGIA.

Yang ketiga adalah MEREKA YANG TIDAK MAU BELAJAR (ENTAH DARI PENGALAMAN PRIBADI ATAUPUN PENGALAMAN ORANG LAIN ATAUPUN PENGAMAN ORANG LAIN) []