Ibu, Aku Menyayangimu Karena Allah

oleh

 

SantriNow | Siti Aisyah, wanita paruh baya yang memiliki jiwa yang luar biasa. Dia wanita janda beranak satu, yang memiliki kelembutan hati, yang memiliki ketegaran begitu besar, untuk meraungi hidup yang penuh kesulitan, yang apa adanya.

Setelah sepeninggalan suaminya sebulan yang lalu. Dia tidak pernah lelah menghadapi hidupnya yang serba kekurangan. Bahkan Ia rela bekerja keras hanya untuk sang buah hatinya, dan hanya demi sesuap nasi yang untuk mengisi perutnya yang kosong.

Ia, dia memang wanita yang sangat hebat, dan wanita itu ialah ibuku, ibu yang sangat kusayangi.

Dan lagi-lagi ibuku…

Baca juga: Warning to Romantic Moment

Ibuku yang kusayagi ini, begitu rela hidup di dunia sekeras ini, hanya demi aku. Demi aku, agar bisa sekolah, agar dapat memperoleh pendidikan yang baik, supaya sama dengan anak-anak lainnya.

Sekali lagi Ibuku

Dan Ibuku yang rela mati-matian bekerja, sampai-sampai hutang kesana kemari ketika tak ada uang, untuk susuap nasi untuk aku anaknya.

Ibu….Ibu, hanya engkau harta yang paling berharga di dunia ini, maafkan anakmu bu, bila aku masih belum membahagiakan engkau. Tapi hati kecilku ingin sekali memberi egkau hadiah kecil yang tak terduga esok nanti.

Hadiah pertama untukmu dari ku anak mu yang selalu menyayangimu, bahkan bukan hanya sekedar sayang. Akan tetapi aku menyayangimu karena Allah

Tu Be >>>

Penulis: Novi Susilowati (Santri Banu Hasyim Sidoarjo)