Rakyat Surabaya Cucu Pejuang

oleh -

Rakyat Surabaya Cucu Pejuang“Jangan Ajari Kami Perang, Karena Kami Cucu Para Pejuang”.

Kalimat itu saya lihat dalam perjalan ke Madura di daerah Jolotundo Surabaya. Mereka menulis sepenggal kalimat tersebut tidak berangkat dari ruang kosong, artinya ada alasan yang menggerakkan tangan mereka merangkai kata demi kata, sehingga membentuk kalimat yang mengandang nilai historis yang mendalam.

Bung Karno mengatakan jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Perlu diingat pada tanggal 10 November 1945 rakyat Surabaya melakukan perlawanan terhadap tentara Inggris.

Bung Tomo seorang pemuda yang gagah berani dan bersuara lantang menentang kembalinya penjajah di tanah yang baru saja memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Dia menjadi tokoh penting yang membakar semangat rakyat Surabaya untuk mengusir penjajah dari tanah warisan leluhur.

Inilah sepenggal semangat yang terdapat dalam kalimat “Jangan Ajari Kami Perang, Karena Kami Cucu Para Pejuang”. Kalimat tersebut dijiwai api semangat Bung Tomo yang disampaikan pada 10 November 1945, sehingga berani mati, bangkit melawan, dan tanpa gentar menghadapi pasukan Inggris yang dilengkapi senjata canggih.