Mewujudkan Mimpi Ayah, Membanggakan Hati Ibu

oleh -

Mewujudkan Mimpi Ayah, Membanggakan Hati IbuSantriNow | Ketika banyak orang yang berhenti melangkah karena jeratan kesulitan ekonomi, tidak gadis yatim ini. Ia tidak tinggal diam, ia menerabas keadaan demi mencapai cita-ctanya. Ia yakin setelah kesulitan akan datang kemudahan.

Kesulitan ekonomi dan ditinggal ayah bukanlah sesuatu yang mudah dihadapi oleh kebanyakan orang, Maulidah benar-benar  membuktikan mimpinya kepada ibunya untuk dapat kuliah. Untuk itulah ia belajar lebih banyak, kerja lebih keras untuk harapan yang diinginkannya. Dalam usahanya, Maulidah merasa benar-benar telah mendapatkan pertolongan Allah.

Maulidah Nur Atiqah, saat ini adalah mahasiswa studi Ilmu Keperawatan UIN Syarif Hidayatullah, lahir di Pasuruan pada 2 Agustus 1995. santriwati dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Yasini ini tidak pernah menduga akan mencapai mimpinya untuk dapat memperoleh beasiswa Kementrian Agama RI. Ia terus bersyukur tidak henti kepada Allah SWT yang telah memberikannya kenikmatan yang begitu besar, membawanya pada kisah masa lalu, peristiwa bersejarah dalam kehidupannya.

Peristiwa yang menyisakan senyum merekah, saat ia mengetahui namanya tertera di antara daftar nama-nama penerima beasiswa PBSB Kemenag RI di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Euphoria kebahagiaan saat itu benar-benar pecah di dalam rumahnya sesaat setelah kakaknya menelepon untuk  memberitahukan kabar Bahagia tersebut

Rasa bahagia dan syukur yang tidak terkira masih terus dirasakannya hingga kini bahkan ketika ia benar-benar telah menjadi mahasiswa.