Ku Gantungkan Harapan Pada Fajar

oleh

Ku Gantungkan Harapan Pada FajarSantriNow | Candu, harapan, dan fajar; menu komplit yang bersemayam dalam benak ini. Harapan pada fajar yang menetes dalam pandangan dan tindak-tanduk keseharian seakan-akan tak bisa ku lepaskan. Ia diam, namun pengaruhnya sangat kuat, sekuat singa yang sudah mencengkram mangsanya. Sehingga diri ini lemah tak berdaya, pun pula berada dalam genggaman pengaruhnya.

Roh bersemayam dalam raga, ia enggan keluar dari pertapaannya. Padahal diri ini sudah lelah berjalan di atas harapan menuju fajar yang menggantung di atas sana. Entah, sudah berapa ribu langkah kaki ini berjalan untuk menggapainya.

Suatu saat nanti, ketika raga ini berada dalam pangkuan fajar. Aku akan menatap dan membiarkannya menyala sesuai dengan waktunya. Aku tidak akan merubah posisinya, dan waktu tibanya. Supaya jiwa-jiwa yang kesepian tahu, bahwa begitu susah mendapatkan ketenangan. Butuh kesabaran selama 1 x 24 jam hanya untuk bisa menyaksikannya, bukan berada dalam pelukan fajar.

Aku yang sudah sejauh ini belum bisa mendekapnya dalam peluk, membayangkannya dalam ingatan, menyimpan dalam hati, apalagi merawatnya dengan cinta. Raga ini masih sama seperti dulu, aku hanya mampu menyaksikannya dalam diam. Kata pun tiada yang pas untuk mengabadikannya di atas kertas putih, dan bahasa pun tak mampu menjelaskan pada jiwa yang kosong.

Ku gantungkan harapan pada fajar. Semoga disisa umurku nanti ia akan menjelma menjadi sesosok puteri yang anggun, kecantikan rupanya membuat mata semua orang terbelalak, dan keindahan sikapnya menghipnotis jiwa yang penuh dosa. Semua orang tunduk, seakan-akan memohon pengampuan pada Tuhannya.

Aku yakin, harapan yang aku gantungkan pada fajar. Pada saat yang tepat dia akan menjadi kristal yang indah, jauh lebih indah dibanding bintang.

Kristal itu akan menyelinap masuk ke relung hati, ia akan menjadi satu kekuatan yang bisa membuat manusia bangkit dari keterpurukan, berlari dari kenistapaan, dan tersenyum melawan keputusasaan. []

Penulis: Afifi (Mahasiswa UINSA Surabaya Semester 8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.