Intan, Gadis yang Introvert

oleh
Intan, Gadis yang Introvert
Gambar: editing

SantriNow | Saya ingin memulai tulisan ini dari nama seorang gadis yang masih berusia sekitar 18 tahun. Ia barus saja lulus dari Sekolah Lanjutan Menengah Atas (SLTA) dan beberapa hari ke depan dia akan menghadapi ujian masuk ke Perguruan Tinggi (PT) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Dari namanya saja ia sungguh luar biasa. Dia berasal dari Desa Daliwangun Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan. Mungkin kita sering sekali mendengar ada sebuah batu permata yang berkilauan berasal dari karbon murni dan berbentuk kristal, Intan.

Beberapa kali saya sudah mendengar tentang kehidupannya dari kakaknya sendiri. Namun bukan bukan nama Intan yang saya dengar, tapi kakaknya lebih sering menyebut nama Ziah. Sehingga saya menggap bahwa dia sama seperti orang pada umumnya. Gadis remaja yang baru saja melewati masa pubertasnya, namun anggapan itu berbeda ketika kemarin malam saya banyak bertukar pikiran dengannya melalui media sosial, whatshaap.

Layaknya namanya dia mengaggap bahwa dirinya berbeda dengan teman sepantarannya dan dia merasa susah untuk bersosialisasi. Dia berada pada posisi yang tidak menguntungkan, sebab bukan hanya ia yang merasa ada sesuatu yang aneh dalam dirinya tapi juga orang-orang di sekitarnya memberikan penilaian yang tidak sesuai dengan apa yang ia pikirkan. Sehingga ia merasa asing di lingkungan sosialnya, dan lebih suka menyendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.