Guru, Mengajari Dirinya Sendiri

oleh
Guru, Mengajari Dirinya Sendiri
Gambar: editing

SantriNow | Ketika kita mendengar kata “guru” maka pikiran akan membentuk bayangan –“seorang guru” – sampai pada sebuah penilaian bahwa orang itu adalah mereka yang “patut digugu dan ditiru”.

Kedua kata yang membentuk akronim “guru”, atau kata “guru” sendiri yang digambarkan dengan sifat dan sikap yang dimiliki oleh seseorang, sehingga setiap orang itu berbicara dapat dipercaya dan perbuatannya bisa dicontoh.

Kepercayaan, kata sederhana tapi untuk mendapatkannya bukanlah hal yang mudah. Ia dibentuk oleh seperangkat gagasan yang menggumpal dalam pikiran seseorang, dan ia akan menentukan sudut pandang seseorang untuk menilai, dan bersikap kepada orang lain.