Bidadari, Kebutuhan Diri

oleh

Bidadari, Kebutuhan DiriSantriNow | Mendengar kata bidadari, dalam benak kita akan ada bayangan yang tidak mungkin bisa ditafsirkan sempurna. Karena dia bagian dari sesuatu halus, magis. Konon keberadaannya pun akan diperlihatkan Tuhan ketika sudah sampai pada alam keabadian.

Bidadari tiada lain dan tiada bukan adalah hasil dari kebaikan yang kita tanam selama menjalani kehidupan di dunia. Ceritanya juga tiada bidadari yang jauh lebih indah dan cantik rupawan dibanding dengan istri yang masuk surga. Artinya, kita tidak perlu menunggu alam dimana jarak dan waktu sudah tidak ada batas, antara pangkal dan ujung menjadi satu, alam keabadian.

Di dunia fana ini kita juga bisa mendapatkan bidadari. Ia adalah seseorang yang berani menderita bersama, berani menjalani kehidupan miskin, berani berada di samping kita ketika sedang terpuruk, dan intinya ia tetap berani berjalan di samping kita walau diri sudah busuk dihadapan masyarakat. Baca: Indikasi Santriwati Siap Nikah Tahun 2017

Bidadari akan mampu memberikan kesejukan kepada siapa saja yang berada di sampingnya. Bidadari pula akan senantiasa menghangatkan jiwa-jiwa yang membeku karena keegoisan. Dia memerankan tugas yang sangat berat. Berada pada posisi kesimbangan kondisi jiwa seseorang. Sehingga dimana pun ia berada akan memberikan solusi terbaik dari kerumitan berfikir.

Bidadari bukan lagi makhluk ghaib berwujud perempuan yang menghuni alam dewa. Mengapa wujud bidadari digambarkan dengan seorang perempuan? Karena mereka istimewa, perangainya yang lemah-lembut, mengayomi, mendidik, dan hampir semua pekerjaan bisa ditangani oleh seorang perempuan. Baca juga: Sudah Siapkah Santri Menikah? Coba Cek Dulu 9 Hal berikut

Selain itu, perawakannya akan membuat mata seorang laki-laki akan terpanah melihat keagungan bentuk fisiknya.

Tiada satu pun diantara anggota tubuhnya yang bisa disakiti oleh seorang laki-laki. Nabi Adam yang sudah memiliki segalanya, keinginannya terpenuhi, namun dia masih merasa kesepian dan hampa sebab tidak ada lawan jenis yang bisa mengerti apa yang ia rasakan. Akhirnya, kehadiran bidadari dalam hidup kita masing-masing menjadi sangat penting. []

Penulis: Afifi (Mahasiswa UINSA Surabaya Semester 8)