Kantor Gus Ipul Bila Menang Pilgub Jatim Bukan Hanya di Surabaya

oleh -714 views

Kantor Gus Ipul Bila Menang Pilgub Jatim Bukan Hanya di SurabayaSantriNow | Kampanye Gus Ipul memang selalu penuh kejutan yang bikin masyarakat yang hadir geleng-geleng kepala. Pada saat Gus Ipul berkampanye di Surabaya contohnya, ia berjanji bakal menggelontorkan uang Rp 1 triliun tiap tahun untuk pembanguanan Madura.

Juga Gus Ipul bila terpilih jadi Gubernur Jatim, kantornya bukan hanya di Surabaya melainkan juga di Madura. Hal itu ia ungkapkan pada saat kampanye di Surabaya.

“Dalam beberapa hari dalam sebulan, kita rancang akan berkantor di Madura. Jika dirasa masih kurang, nanti kita bisa tambah frekuensinya,” kata Gus Ipul usai kampanye damai yang digelar KPU Jatim di Surabaya, Minggu (18/2/2018).

Tujuan Gus Ipul berkantor di Madura, tidak lain untuk mengawal langsung pembangunan di Madura. Baca juga: Bila Khofifah Menang di Pilgub Jatim Pertanda Prabowo Bakal Menang Pilpres 2019?

“Membangun Madura tidak cukup hanya digelontor dana, ada beberapa program yang memang harus dikawal langsung agar berjalan optimal, khususnya dalam pemberantasan kemiskinan,” jelasnya.

Mengutip data Kajian Ekonomi Regional Jawa Timur dari Bank Indonesia periode 2013-2015, bahwa Pulau Madura disebut kawasan termiskin di Jawa Timur dengan rata-rata 21,86 persen.

Jauh di atas rata-rata angka kemiskinan nasional 11,19 persen. Salah satu penyebab kemiskinan di Madura, menurut Gus Ipul, adalah rendahnya angka partisipasi sekolah.

Data terbaru yang diperolehnya, angka partisipasi sekolah tingkat menengah di 3 kabupaten di Madura lebih rendah dari rata-rata Jatim yang mencapai 70,4 persen.

“Angka partisipasi sekolah tingkat menengah 69,8 persen di Pamekasan, 58,7 persen di Bangkalan, dan 55,3 persen di Sampang,” ucap cagub Jatim nomor urut 2 yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno itu.

Dana Rp 1 triliun setahun untuk Madura tidak hanya untuk pembangunan pendidikan saja, namun juga diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan ekonomi keluarga, dan peningkatan layanan kesehatan | Tulisan ini dikutip dari kompas []