Gus Dur Muda yang Nakal Tapi Pintar Pol

oleh
Gus Dur Muda Nakal Tapi Pintar Pol
Gambar: Youtube

SantriNow | Gus Dur adalah sosok luar biasa sejak dari masa mudanya. Ia salah seorang anak yang gemar baca buku dengan bobot tinggi. Bahkan sejak masih kanak-kanak pula ia sudah pintar beragam macam bahasa tak terkecuali bahasa Belanda.

Tak ketinggalan, cucu pendiri Nahdlatul Ulama itu yang pada waktu lahir bernama Abdurrahman Ad-dakhil di samping dikenal pintar tapi juga nakalnya pol. Umur 10 tahun ia sudah membaca beragam buku di antaranya: Filsafat, Sejarah, Bahasa dan menguasai bahasa Arab juga Inggris.

Umur 14 tahun, Gus Dur sudah melahap karya-karya Hemingway, Steinbach, dan menuntaskan beberapa buku filsafat. Di Usia 19 tahun Gus Dur sudah mengajar di Pesantren Tambak Beras, Jurnalis Majalah Horizon dan Majalah Budaya Jaya. Baca juga: Review Novel Biografi Gus Dur, “Peci Miring”

Umur 23 tahu, yaitu di tahun 1963, Gus Dur kuliah di Universitas al-Azhar Mesir yang kemudian dilanjutkan di Universitas Baghdad, Leiden, lalu Universias MCGILL.

Gus Dur adalah tokoh yang menyandang banyak julukan atau gelar. Mulai dari Kiai, Cendekiawan, Politisi sekaligus Guru Bangsa.

Kalau Gus Dur pada masa mudanya sudah begitu bagaimana dengan santri zaman now? []