di , ,

Artikel Kebablasan Berjudul; 2016, NKRI Secara Substansi Sudah Bubar

Artikel Kebablasan Berjudul; 2016, NKRI Secara Substansi Sudah BubarSantriNow xxx Dalam tulisan itu dikatakan bahwa Indonesia secara substantif akan bubar di tahun 2016 silam. Namun nyatanya sampai sekarang alhamdulillah apa yang tersirat dalam tulisan itu tidak terjadi. Karena sampai sekarang Undang-Undang Dasar baik yang asli maupun yang diamandemen tentap berlaku malah semakin kuat.

Dalam tulisan itu yang menjadi tolak ukur bahwa Indonesia akan bubar tahun 2016 adalah peran ekonomi global dimana saat berlangsungnya pasar bebas ASEAN 2016, Sumpah Pemuda yang mengikat kita dari berbagai suku dan pulau menjadi sebuah bangsa sudah tak berlaku lagi.

Namun kenyataannya Indonesia yang terdiri dari banyak suku dan pulau sampai sekarang tetap tidak berubah. Malah mereka tambah mapan hidupnya. Artinya pernyataan dalam tulisan itu sungguh tidak berlaku dan terlalu.
Katanya juga Pancasila yang sudah menjadi ideologi bangsa akan terganti oleh kesepakatan pasar bebas poros ASEAN itu. Namun faktanya sampai sekarang Pancasila masih tetap sakti mandraguna. Artinya artikel itu sungguh tidak benar dan terlalu.

Dinyatakan juga bahwa UUD 1945 akan diganti dengan ASEAN CHARTER (Piagam Perdagangan Bebas Asean). Nyatanya tidak ada bukti kuat bahwa UUD 1945 diganti oleh ASEAN CHARTER. Artinya tulisan itu lagi-lagi gagal prediksi dan jelas terlalu.

Ditambah lagi artikel itu menyatakan bahwa MPR dan DPR hanyalah sebagai aksesoris belaka. Karena yang membenarkan atau meratifikasi seluruh keputusan adalah ASEAN. Apakah benar seperti itu kenyataannya sekarang? Tidak! Sekali lagi artikel itu telah gagal faham tentang Indonesia ke depan. Sungguh terlalu.

Dan yang sangat parah dari tulisan itu adalah pernyataanya yang menohok yaitu kedaulatan RI secara otomatis akan dikudeta. Kudeta terhadap kedaulatan rakyat, katanya. Namun buktinya juga tidak ada fakta itu sekarang. Artinya artikel itu lagi-lagi salah total. Sungguh terlalu.

Aduh, tentara yang fungsinya adalah menjaga stabilitas negara kesatuan katanya akan sibuk menjaga perbatasan sementara tanah kita sudah bukan lagi menjadi hak milik. Kalau ini tergantung pemilik tanah ya. Karena memang banyak sekarang tanah yang dijual oleh pemiliknya kepada orang bermodal yang seharusnya tidak dilakukan.

Tapi masih banyak tanah dan bahkan jutaan hektar yang masih menjadi milik rakyat dan tidak akan mereka jual. Apalagi sekarang hak milik tanah sudah semakin jelas karena hadirnya sertifikat tanah geratis dari pemerintah. Artinya tulisan itu gagal lagi. Sungguh terlalu. Baca juga: Deretan Orang yang Berani Terang-terangan Lawan Prabowo

BAGAIMANA MENURUT KAMU?