Narkoba Jenis Apa Lagi yang Beredar di Diskotek MG Itu

oleh -
Narkoba Jenis Apa Lagi yang Beredar di Diskotek MG Itu

SantriNow [] Narkotika jenis methylenedioxyamphetamine (MDA) beredar bebas di dalam Diskotek MG International Club, Jakarta Barat. Di situ, narkotika tersebut dibanderol seharga Rp 400.000. Ada yang lain dalam peredaran narkotika di diskotek MG.

Pemakai mendapatkan MDA sabu-sabu dan ekstasi itu dalam bentuk cair yang dikemas di dalam botol air mineral. Satu botol, bisa dikonsumsi untuk empat orang. Modus tersebut terbilang baru. Bahkan, jika seseorang membawa narkoba cair di dalam botol air mineral ke bandara, maka tidak akan terdeteksi petugas. Sebab, baunya tidak tercium.
“Orang naik pesawat bawa ini bisa engga kelacak ini di bandara kalau dalam posisi begini. Karena tidak ada baunya,” tegas.Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Johny P Latupeirissa. Johny mengakui jika modus tersebut sudah lama bergema diinternalnya, namun baru terbongkar kali ini.
Ini modus kita dengar sudah lama, tapi kita tangkap hari ini. Bentuknya dia pakai botol air mineral yang dicopot logonya. Harganya Rp 400.000, bisa dipakai empat orang,” tuturnya.
Pihak diskotek MG club terbilang cukup total dalam mengedarkan barang haram tersebut. karena, mereka memproduksi sendiri narkoba cair itu dan hanya member club yang bisa membelinya.
Irjen Arman Depari, Deputi Pemberantasan BNN mengungkap member club harus memperpanjang keanggotannya tiap 6 bulan sekali.
“Setiap pembuatan kartu dan perpanjangan harus membayar Rp 600.000,” ujar Arman dalam keterangannya, Senin (18/12).
Arman menjelaskan alur transaksi peredaran narkoba cair di dalam club. “Pertama-tama tamu wajib memperlihatkan kartu anggota kepada captain. Kemudian captain meminta kepada kurir untuk disiapkan narkoba cair,” jelas Arman.
Kemudian, lanjutnya, kurir akan mengontak penghubung. “Dan penghubung meminta narkoba pesanan tamu ke lantai 4. Lantai 4 tempat penyimpanan dan produksi, kemudian penghubung menyerahkan kepada kurir,” ungkapnya.
“Dan meminta uang sesuai harga. Selanjutnya kurir menyerahkan kepada tamu atau pembeli,” tambah Arman.
Pengelola maupun pengunjung MG Club pun mempunyai sebutan sendiri untuk narkoba cair itu. Mereka menyebutnya ‘Aqua Getar’, ‘Aqua Setan’, dan ‘Vitamin’
“Narkoba jenis MDA cair di lokasi disebut dengan ‘Aqua Getar’, ‘Aqua Setan’, dan ‘Vitamin’,” lanjut Arman.
Di hari biasa, lanjut Arman, MG club akan dikunjungi sekitar 75 orang. Jumlah tersebut akan naik tiga kali lipat lebih, yakni sekitar 250 orang pada akhir pekan.
“Jumlah pengunjung setiap weekend rata-rata 250 orang dan weekday 75 orang,” tuturnya.
Hanya member yang bisa memperoleh barang haram tersebut. Biaya perpanjangan keanggotaan dibanderol Rp 600.000 tiap 6 bulan.
Saat penggerebekan, petugas menemukan laboratorium lengkap dengan alat-alat ‘memasak’ narkoba. Berikut barang bukti yang disita:
Narkoba Jenis Apa Lagi yang Beredar di Diskotek MG Itu

-Adapun barang bukti yang ditemukan alat prekursor :

1. Heliotropine (piperonal)
2. Asetat glasial
-Dan banyak bahan kimia lain seperti :
1. HgCl2
2. Nitroethana
3. Benzochinone
4. KOH, dll
peralatan:
1. Labu bulat
2. Erlemeyer
3. Labu pisah
4. Corong
5. Tabung destilsi
6.alat preaksi kimia
“Ditemukan juga bahan-bahan cair dan padat serta limbah atau sisa-sisa produksi serta hasil (kristalisasi) dalam beberapa ember atau jerigen,” tegasnya.
Menurut pengunjung yang dites urin, mereka sudah mengonsumsi Aqua Setan sekitar dua tahun.