6 Kebiasaan Sepele Bisa Bikin Santri Kaya Raya

oleh

SantriNow xx Wahai sahabat santri, untuk menjadi kaya tidak perlu memelihara tuyul, atau semacam aji pesugihan lainnya. Apalagi sampai pergi ke gunung Kawi dengan harapan meraih jatuhnya daun di sana yang katanya dapat membuat kaya seseorang. Memang menjadi kaya serta hidup berkecukupan tidak cukup kerja keras semalam, melainkan kebiasaan yang dibangun sejak awal. Semua orang punya kesempatan untuk menjadi kaya, tinggal bagaimana orang itu memanfaatkan kesempatan itu.

Untuk menjadi kaya butuh kerja keras serta pengorbanan sejak dini. Sehingga kebiasaan serta dengan langkah yang benar harus difonis sejak awal untuk bisa berada di jalan orang kaya. Sahabat santri, memang lucu dan sedikit cupu apabila ada orang yang ingin kaya tapi tidak berada di jalan alamat orang kaya.

Namun untuk menjadi kaya tidak cukup hanya dengan bekerja keras semata. Melainkan butuh cara agar apa yang dilakukan bisa maksimal menghasilkan dan sesuai rencana. Disini penulis ada mempunyai beberapa kita atau tips yang bisa dipraktekkan agar hidup serba berkecukupan. Tapi maaf, cara ini saya ambil dari website sebelah yaitu rumah.com.

Thomas C Corley, seorang peneliti, menyatakan bahwa kebiasaan sehari-hari amat mempengaruhi dalam menentukan kesuksesan seseorang di masa depan.
Sahabat santri sudah tidak sbar ya, ingin tahu tentang kebiasaan yang bisa bikin kaya di usia muda. Berikut uraiannya:

1. Dekati santri yang sukses
Seseorang cendrung mengikuti standar orang-orang yang ada di sekitarnya. Kalau anda bergaul denagn santri yang sudah sukses, maka pola berpikir Anda, cara kerja anda, dan cara anda mengambil keputusan akan menyesuaikan pola pikir santri yang sudah sukses.

Begitu juga sebaliknya, manakala Anda jauh dari santri-santri yang sudah sukses, Anda akan terasa berada di dunia lain, Anda merasa asing. Anda akan merasa mereka-mereka itu mahluk alien dan Anda hanyalah orang biasa. Akibatnya, pola pikir Anda menjadi sukses dan kaya akan mengalami gangguan dan merasa tidak masuk akal.

2. Jangan berpura-pura sudah kaya
Berapa banyak orang yang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan, bahkan barang yang dibeli itu di luar kemampuan yang sewajarnya. Salah satu ciri mereka tidak mampu membeli barang tersebut adalah dengan cicilan.

Kalau Anda harus berutang untuk sekedar membeli jam tangan bermerk, berarti Anda bukan termasuk orang yang mampu membelinya, begitu juga dengan smartphone dan yang lainnya. Belanjakan uang sesuaikan dengan kebutuhan dan kemapuan.

Boleh menggunakan fasilitas cicilan atau kartu kredit untuk sekedar hal-hal yang memang perlu, seperti membeli tanah, pengeluaran darurat, dan yang lain. Mencicil barang kebutuhan tersier hanya akan membebani keuangan Anda. Baca juga: 5 Orang Terkaya Indonesia yang Masa Kecilnya Melarat

Yang dikatakan orang kaya bukan karena memiliki benda mewah, tetapi pada tabungan dan aset yang dimiliki. Percuma Anda sudah punya mobil tapi harus mencicil dan tak bisa menabung.

3. Diri sendiri dulu dibayar baru orang lain.
Kebiasaan orang pada umumnya yaitu membayar kewajiban mereka dulu semisal kontrakan, tagihan telepon, kartu kredit, dan lainnya, baru kalau ada sisanya disimpan. Kalau Anda punya cita-cita menjadi kaya, jatah uang untuk diri Anda terlebih dahulu di tabungan.

Bukan berarti anda tiak mau membayar kewajiban Anda. Dengan menyisihkan uang untuk ditabung terlebih dulu, Anda akan dipaksa menyesuaikan tagihan Anda, menghemat penggunaan telepon, meminimalis pemakaian kartu kredit, dan lainnya.
Kalau Anda merasa kesulitan menabung, fasilitas autodebit berjangka siap membantu Anda. Alat ini secara otomatis menarik pemasukan di rekening Anda ke rekening khusus yang tidak bisa diambil selama jangka waktu tertentu.

4. Jangan mengandalkan gajian semata.
Kebanyakan orang foksnya pada gajian, dan biasanya sudah dialokasikan dana itu untuk membayar ini-itu, menabung, dan untuk biaya hidup. Orang kaya akan berusaha caranya menambah pemasukan.

Kunci untuk hal ini adalah berani keluar dari zona nyaman. Mencari pekerjaan lain yang mengagajinya lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih longgar. Jika Anda merasa sudah kaya pengalaman dalam satu bidang, berhentilah bekerja dan mulailah jadi advisor atau pekerja lepas.

Pekerja di bidang IT, media sosial, desainer grafis, misalnya, banyak pilihan untuk mendirikan perusahaan sendiri atau bekerja lepas menjadi advisor. Menjadi advisor memungkinkan Anda untuk menaikkan tarif lebih cepat dan persentase yang lebih menjulang tinggi daripada kenaikan gaji saat jadi pegawai.

5. Mulailah berinverstasi (menabung)
Banyak orang merasa puas pada tabungan mereka dan tidak memiliki tujuan terhadap tabungan tersebut. Padahal, sebesar-besarnya bunga tabungan atau deposito yang ditawarkan bank, tidak akan lebih besar dibandingkan investasi.

Sebab itu, pilih tabungan berjangka maksimal satu tahun, kemudian gunakan tabungan tersebut untuk berinvestasi. Ada banyak pilihan investasi seperti emas, reksadana, saham, hingga properti.

6. Berhenti mengikuti orang lain
Untuk bisa sukses, Anda harus mencintai apa yang harus Anda lakukan. Jangan ikut orang lain hanya semata-mata tergiur dengan kesuksesan atau kekayaannya.

Sukses dan kaya bisa melalui berbagai cara atau model dan berbagai bidang. Anda boleh menjadikan seseorang sebagai referensi, mentor, atau panutan, tetapi jangan berusaha menjadi mereka.

Gunakan pengalaman-pengalaman dan kiat-kiat mereka untuk membantu Anda menjadi sukses pada jalur Anda sendiri. [as]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.