Video Cerdas Deddy Corbuzer ‘Islam Menurut Saya!!!’ Memang Luar Biasa

oleh
SantriNow | Pesulap dan host itu menggambarkan Islam adalah sebagai agama yang baik, sama seperti agama lainnya. Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa ia berada di lingkungan 90 persen rekan-rekan dan kerabatnya adalah muslim.
Tujuan Deddy itu membuat video berdurasi 10 menit-an tiada lain selain ingin mengingatkan warga bangsa Indonesia yang dua tahun terakhir mengalami keretakan hubungan, terkesan kaku satu sama lain untuk bersama-sama introspeksi diri dan saling menghargai, melindungi, salaing tolong menolong.
Sebagaimana disaksikan bersama bahwa keretakan-keretakan yang terjadi selama ini akibat dari persaingan politik yang kurang beradab, dampaknya  sampai saat ini kerukunan antar umat sedikit terancam. Sehingga Deddy itu merasa sedih melihat keadaan sekarang ini.
‘Karena satu hal, tidak ada agama yang mengajarkan kejelekan, apapun agamanya,” ungkapnya lagi. Dia mencoba mengusik naluri warga bangsa untuk menengok agamanya masing-masing, apakah agama yang dianut pernah mengajarkan kejelekan atau tidak. Namun yang pasti tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan, jadi teroris dan sebagainya.

Dalam video ‘Islam Menurut Saya!!!’ itu Deddy Corbuzier juga menganalogikan tentang ilmu bela diri mana yang paling baik. Di matanya, tentu setiap guru cabang bela diri itu akan secara naluriah mengatakan ajaran bela diri yang mereka pelajari sejak lama adalah yang terbaik.

Disini Deddy ingin menyampaikan agar pemeluk agama, apapun agamanya, untuk tidak membanding-bandingkan mana agama yang paling benar, paling baik dan paling-paling  yang lain.
Karena sekali lagi semua agama itu baik. Tidak bisa jika kemudian dibilang agama inilah yang paling benar kalau yang ini kurang benar misalkan. Karena bila seseorang yang beragama Islam ditanya ‘apakah menurut Anda agama Islam itu paling benar’ maka pasti jawabannya ia, begitu juga jika pertanyaan yang sama ditanyakan kepada non Muslim pasti agama merekalah yang paling benar.
Analogi itu tak berhenti di sana. Deddy Corbuzier lebih mengedepankan persepsi bahwa ‘semua agama’ itu tak ada yang berbagi ilmu dalam kekerasan. Di akhir video, Deddy Corbuzier menekankan arti pentingnya perbedaan yang memang menjadi identitas Indonesia. Baca juga: Mengapa Orang Percaya pada Agama Lain selain Agama Anda?
Dia ingin menyampaikan bahwa seseorang beragama tertentu itu sudah pilihan dia atau karena faktor keluarga. Tidak bisa kemudian harus disamakan, apalagi alasannya hanya pilkada. Karena fitrah manusia memang begitu yaitu tidak sama, jadi tidak bisa disamakan. Dalam video itu mengatakan apabila sepasang sandal kanan semua maka jelas tidak enak memakainya dan kakinya akan kriting.
Tapi, saya pikir perasaan saya (pengalaman dengan Sang Pencipta) tentang iman saya lebih unggul dari perasaan orang lain tentang iman mereka. Saya harus mengabaikan bagaimana perasaan orang lain tentang agama mereka untuk membuat pengalaman saya menjadi pengalaman “benar” dan “benar” dari wahyu ilahi. Saya tidak pernah benar-benar menganggap bahwa orang lain merasakan secara persis bagaimana perasaan saya terhadap agama saya.
Namun, saya telah belajar bahwa tidak demikian. Kebanyakan orang mengalami emosi yang sama mengenai iman mereka, dan ketika saya meletakkan pengalaman pribadi mereka, itu adalah kesombongan dari pihak saya, dan cara untuk membenarkan diri sendiri mengapa menurut saya, saya yang paling benar.
Saya tahu beberapa agama mengajarkan bahwa orang-orang dari agama lain pada dasarnya baik, tapi karena dosa, atau keras hati, atau indoktrinasi, mereka menolak untuk menerima kebenaran agama mereka.
Bukankah kesediaan untuk percaya bahwa orang lain tidak mengikuti agama Anda karena mereka kekurangan sesuatu, atau berdosa, atau tidak merasakan hal yang sama seperti Anda? [ad]