Rokok Itu Tidak Usah Diharam-Haramkan Le

oleh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SantriNow | Kamu katanya pernah melarang orang sekampung merokok Le? Katanya kamu juga pernah membuat gaduh di warkop itu hanya gara-gara rokok. Asal kamu tahu Le, Nabi Muhammad saja tidak pernah mealarang umatnya ngerokok di zamanNya sampai sekarang. Makanya Imam Syafi’i pun sebagai salah seorang Imam Mazdhab juga tidak berani melarang pengikutnya merok, melainkan menghukumi makruh. Apalagi kamu itu yang tingkat mujtahidnya tidak pernah diakui.

Hahaha… Begini mbah, saya tidak pernah melarang siapa saja merokok asal tahu tempat. Ok. Kalau di warkop itu apa bukan tempatnya orang ngobrol sambil ngopi dan ngerokok Le ? Hem.. Ia juga si mbah. Tapi saya gak senang melihat orang ngerokok mbah, cuma buang-buang uang saja. Berarti kamu saja yang melihat orang merokok dengan mata kebencian Le.

Bilang ya Le, kalau ketemu dengan orang yang suka bilang rokok itu haram. Mbah tidak terima jika rokok diharamkan, apalagi sampai hilang dari peredaran. Asal kamu tahu, di Indonesia ini banyak petani tembakau. Mereka menggantungkan hidupnya dari tembakau.

Tembakau itu bahan baku rokok. Dan juga perokok itu Le, tidak minta uang dari siapa saja, untuk membeli rokok, mereka kerja sendiri.

Juga saya tidak setuju dengan pemerintah yang nempel gambar tidak senonoh di puntung rokok itu. Karena rokok itu tidak separah itu Le. Harusnya pemerintah adil dalam hal itu, jangan hanya rokok yang diberi plat seperti itu, gula juga. Karena banyak orang terkena penyakit kencing manis karena kelebihan gula gara-gara gula itu. [as]
Baca juga: Mengapa Harus Janda Mas?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.